5 Fakta Kehidupan Manusia Saat di Luar Angkasa | 5berita.com
5-fakta-kehidupan-manusia-di-luar-angkasa_sindrom

5 Fakta Kehidupan Manusia Saat di Luar Angkasa

Siapa yang tidak ingin keluar angkasa atau menjadi astronot? Bisa pergi ke luar angkasa atau menjadi Astronot, mungkin adalah salah satu cita-cita kita waktu SD. Namun untuk bisa pergi keluar angkasa bukanlah hal yang mudah, perlu kemampuan ekstra dan pelatihan ketat agar mampu bertahan hidup disana. Pemandangan yang fantastis sering kali di bayar dengan tertimpa musibah. Diluar angkasa para astronot harus hidup diruangan sempit di dalam pesawat membuat mereka tidak leluasa bergerak.

Namun pemandangan fantastis luar angkasa memang menjadi daya tarik manusia untuk menjelajahinya. Sehingga berbagai penelitian pun di lakukan dan dikembangkan agar manusia bisa pergi keluar angkasa. hingga kini akhirnya beberapa orang sudah dapat pergi keluar angkasa. Berikut 5 Fakta Kehidupan Manusia Saat di Luar Angkasa:

1. Matahari terbit sebanyak 17 kali dalam sehari
5-fakta-kehidupan-manusia-saat-di-luar-angkasa_matahari

Disaat berada diluar angkasa manusia dituntut untuk bisa beradaptasi dengan lingkungan yang super ekstrim. Salah satunya yaitu melihat matahari terbit sebanyak 17 kali dalam sehari. Matahari bakal terbit dan tenggelam selama 90 menit sekali. Fenomena ini pasti sangat mengganggu jadwal tidur. Oleh sebab itu di stasiun luat angkasa selalu di beritahukan jadwal tidur dan aktivtas sesuai dengan ritme alami tubuh.
2. Space Adaptation Syndrom
5-fakta-kehidupan-manusia-di-luar-angkasa_sindrom
Bagi para astronot yang baru saja mendarat ke bumi pasti merasakan tubuh seperti terbalik, kesulitan pengindraan lokasi, berputar-putar dan lain sebagainya. Hal ini tentunya sangat mengganggu sekali. Maka dari itu para astronot akan melakukan terapi beberapa waktu setelah mendarat ke bumi.
3. Tidak bisa mendengkur
5-fakta-kehidupan-manusia-di-luar-angkasa_tidur

Mendengkur saat tidur disebabkan oleh tarikan gravitasi bumi. Nahh jika di luar angkasa tidak ada gravitasi jadi tidak bisa mendegkur. Hal ini buktikan pada tahun 2001 dimana semua astronot yang dikirim ke luar angkasa adalah orang yang suka mendengkur. Hasilnya semuanya tidak ada yang mendengkur saat tidur di luar angkasa.
4. Tumbuh tinggi lebih cepat
5-fakta-kehidupan-manusia-di-luar-angkasa_tinggi

Diluar angkasa tidak ada gravitasi. Karena tidak ada tekanan maka susunan tulang belakang akan merenggang. Dengan begini kamu akan tambah tinggi sekitar 8 cm. Namun dalam banyak kasus, manusia yang mengalami tambah tinggi badan dalam waktu cepat akan menuai masalah.
5. Makanan khusus
5-fakta-kehidupan-manusia-di-luar-angkasa_makanan

Ketika makan di luar angkasa anda tidak akan menemukan yang namnya merica, garam atau gula. Disana partikel kecil bisa mengancam keselamatan awak kapal. Oleh sebab itu makanan diluar angkasa dibuat secara khusus. Di luar angkasa partikel yang sangat di hindari adalah yang berbentuk serbuk atau pasir, karena partikel tersebut bisa menyebar dan menyumbat apapun yang ada disekitarnya termasuk jaringan tubuh manusia yang masuk melalui hidung atau bagian tubuh lainnya. Nahh untuk itu makanan yang berbentuk cairan atau gel lebih aman.

Demikianlah informasi tentang kehidupan manusia diluar angkasa. Setelah mengetahui hal tersebut masihkan anda ingin pergi keluar angkasa, baiknya anda pikir-pikir ulang lagi. Semoga informasi tersebut bermanfaat. Terimakasih.