5 Fakta Menarik Seputar TI Dota2 2015 | 5berita.com
5-fakta-menarik-seputar-turnamen-internasional-dota2-2015_asus-rog

5 Fakta Menarik Seputar TI Dota2 2015

The International DotA2 2015 digelar pada tanggal 3 – 8 Agutstus 2015 kemarin sudah berakhir, Turnamen yang mempertandingkan sebanyak 16 tim Dota 2 terbaik dari seluruh dunia ini melahirkan Evil Geniuses sebagai juara, setelah mengalahkan tim asal China, CDEC Gaming, di babak final. Meski sudah berakhir namun Turnamen tersebut masih menyisakan fakta – fakta menarik seputar turnamen game terbesar sejagat tersebut. Dan ini adalah 5 Fakta Menarik Seputar TI Dota2 2015 :

1. Na’Vi sama Newbee Tersingkir Di Awal Turnamen
5-fakta-menarik-seputar-turnamen-internasional-dota2-2015_navi-dannewbee-tersingkir-di-awal
Mungkin kalian kalian yang mengetahui sejarah kedua tim ini akan menyadari kejadian pada The Internasional tahun ini. Yak, Na’Vi dan Newbee yang tersingkir terlalu awal. Ini unik mengingat kedua tim ini merupakan tim yang pernah memenangi turnamen yang diadakan Valve ini. Na’Vi adalah juara dari TI1 tahun 2011 dan Newbee adalah juara TI4 2014 lalu. Namun, tidak selayaknya pemegang gelar juara, kedua tim ini malah tersingkir di awal turnamen. Hal ini mungkin disebabkan oleh pergantian anggota. Puk puk fansnya dendi….

2. TI 5 Kemasukan Hacker!
5-fakta-menarik-seputar-turnamen-internasional-dota2-2015_kena-hack
Siapa sangka turnamen sebesar The International bisa dibobol hacker? nggak ada. Saya aja nggak nyangka. Yuup. Secara mengejutkan turnamen yang berhadiaah total 18 juta dolar ini dibobol oleh hacker. Peristiwa ini terjadi saat Evil Geniuses melawan compLexity Gaming pada pertengahan game pertama. Hacker ini berhasil melumpuhkan server dengan menggunakan DDoS (Distributed Denial of Servis) serangan ini berdampak pada server dan kinerja komputer yang mengakibatkan perangkat yang dirasuki tidak dapat dijalankan dengan lancar. Satpam cybernya Valve magabut abissss.

3. Sesifikasi PCnya yang bikin merinding.
5-fakta-menarik-seputar-turnamen-internasional-dota2-2015_spesifikasi-pc-yang-luar-biasa
Karena The International bukan turnamen antar warnet, tentu spesifikasi PC yang digunakan bukan spesifikasi warnet.
PC yang digunakan oleh Valve untuk turnamen ini adalah hasil kerja dari Nvidia, yang sudah terkenal di kalangan para gamers sebagai penghasil hardware gaming kelas kakap. Meskipun gamenya hanya Dota2, Nvidia tetap tidak mau main main.

We can’t use regular hard drives, we can’t use any lower-end GPUs, we need to use the best of everything for these guys. Even though the game is not that demanding, we still need to be 10 steps ahead in terms of peformance – Wallace Santos

Adapun spesifikasi PC yang digunakan selama kompetisi kurang lebih sebagai berikut :
– Motherboard : EVGA X99 Micro
– Processor : Intel Core i7 5930K 6-Core 3,5GHz/3,7GHz Turbo 15MB L3 Chachew/Hyper Threading (12 Threads)
– Processor Cooling : MAINGEAR EPIC 120 Supercooler
– RAM : 32GB Crossair Vengeance DDR4-2666 (4 x 8GB)
– OS : Windows 8.1 64bit.
– OS Drive : 500GB Samsung 850 Evo

Jika menurut anda 32GB RAM buat main Dota2 itu mubazir…. Kita sependapat.

4. TI5 All Star.
5-fakta-menarik-seputar-turnamen-internasional-dota2-2015_ti5-all-star-dendi
Sejak TI3, turnamen ini selalu mengadakan all-star match, pertandingan hiburan dimana 10 pemain pilihan publik akan diadu 5 vs 5. Tiap tahun, all-star match selalu membawa sesuatu yang unik, dan tahun ini juga tidak kalah unik dan bahkan sangat seru.

All-star match tahun ini membawa pertandingan 10 vs 10, dimana 10 orang berasal dari pemain pro, dan 10 orang pemain lagi akan diambil dari penonton yang hadir di arena dan kemudian disebar merata dan bertanding. Proses mengambil pemain dari bangku penontonnya mungkin biasa saja, tapi setelah itu, semua hal-hal keren dan mengejutkan terjadi, mulai dari seorang penonton yang ternyata Dendi yang menyamar, pertandingan 10 vs 10 yang betul-betul chaos sampai menghasilkan skor lebih dari 200 kill, dan tentu saja akhir pertandingan yang tidak disangka-sangka sangat menegangkan.

Jujur, sejak all-star match TI3, saya tidak begitu terkesan dan tertarik dengan all-star match yang diadakan penyelenggara turnamen lain setelahnya karena terkesan dipaksakan dan para pemainnya juga terlihat ogah-ogahan. Tapi, all-star match kali ini saya akui keren.

5. ASUS ROG di ALL STAR Game!
5-fakta-menarik-seputar-turnamen-internasional-dota2-2015_asus-rog
Bukan Razer Blade, bukan Alienware. Tapi ASUS ROG yang muncul di event All Star The International 2015 kali ini. Tepatnya ASUS ROG G751, yang berkesempatan untuk tampil sebagai perangkat yang digunakan untuk custom game 10 x 10 all star TI5. Mungkin hanya sebagian orang yang menyadari ini karena pada saat all star game camera man sangat jarang memperlihatkan bagian depan dari laptop yang digunakan. Alasan mengapa perangkat ini yang digunakan saya masih kurang tahu, tapi saya rasa karena kerja sama antara Asus dengan Valve, curi curi promosi dikit lah…. steam kan jual ROG juga. Heuheu.