5 Fakta Yang Harus Diketahui Oleh Para Pecinta Pedas | 5berita.com
5-fakta-yang-harus-diketahui-oleh-para-pecinta-pedas_efek-negatif-cabai

5 Fakta Yang Harus Diketahui Oleh Para Pecinta Pedas

Banyak orang yang menyukai sensasi rasa pedas di lidah, bagi para pecinta rasa pedas rasanya tak lengkap jika makan tanpa sambal ataupun bumbu lain yang menyebabkan rasa pedas. Para pecinta rasa pedas juga dikenal sebagai orang yang menyukai tantangan, terutama tantangan dari rasa pedas itu sendiri, oleh karena itu banyak tempat yang menyajikan menu spesial yang super pedas untuk menarik para konsumennya.

Nah, kamu yang ngaku pecinta makanan pedas sudah tahu fakta-fakta di baliknya belum? Jangan ngaku pecinta pedas kalau kamu belum tahu fakta-fakta berikut ini.

5 Fakta Yang Harus Diketahui Oleh Para Pecinta Pedas :

1. Cabai Itu Buah Atau Sayur?
5-fakta-yang-harus-diketahui-oleh-para-pecinta-pedas_cabai-itu-buah
Yuk kita mulai dari sumber makanan pedas yaitu cabai. Menurutmu, cabai itu sayur atau buah? Karena buah-buahan biasanya berkarakteristik manis dan segar, kebanyakan orang tidak mengkategorikan cabai sebagai buah. Padahal dalam ilmu botani, cabai itu ternyata termasuk buah-buahan, lho.

Untuk mendefinisikan apakah tanaman tertentu termasuk buah, ia harus berkembang dari ovarium bunga yang telah dibuahi dan memiliki biji tanaman. Selain itu ada karakteristik lain yang membuat cabai masuk dalam anggota buah-buahan, yaitu tingginya kandungan vitamin C, vitamin A, magnesium, zat besi, serta thiamin.

2. Apa yang Membuat Munculnya Sensasi Pedas dan Panas Saat Makan Cabai?
5-fakta-yang-harus-diketahui-oleh-para-pecinta-pedas_zat-pembuat-rasa-pedas

Sensasi rasa pedas pada cabai itu berasal dari sebuah zat bernama capsaicin yang ada didalamnya. Bahan ini biasanya paling banyak ditemukan di bagian biji dan daging bagian dalam cabai. Zat ini mengaktifkan syaraf di lidah dan kulit yang memberi sensasi panas.

Kebanyakan orang mengira ini adalah sebagai bentuk ‘rasa’ cabai. Padahal, ini adalah sebuah reaksi otak yang mengatakan bahwa kamu sedang terbakar. Capsaicin memicu syaraf yang sama yang memunculkan sensasi panas dengan melepaskan zat yang bernama ‘substance p’ ke dalam darah. Hal inilah yang kemudian mengirimkan sinyal ke otak bahwa kamu sedang makan sesuatu yang panas. Jadi, sebenarnya saat makan makanan pedas, otak kita sedang tertipu dan salah mengartikan stimulus tersebut.

Hal ini juga yang membuat otak akan berpikir bahwa kamu sedang terbakar atau kepanasan, sehingga ‘alarm’ di seluruh tubuhmu menjadi aktif. Itulah mengapa kamu berkeringat dan berdebar-debar saat kepedesan.

3. Sensasi Pedas Dari Masing-Masing Bumbu Pedas Itu Berbeda
5-fakta-yang-harus-diketahui-oleh-para-pecinta-pedas_sensasi-bumbu-pedas-yang-berbeda

Saat kamu mencoba beberapa makanan tertentu, terkadang sensasi pedas yang dihasilkan cukup berbeda. Pernah kan mencoba makanan yang bikin pedas di mulut saja, atau ada juga yang terasa di hidung? Nah, ini disebabkan karena zat yang terkandung di masing-masing bumbu itu juga berbeda.

Cabai dan lada hitam mengandung alkylamides yang tetap tinggal di mulut sehingga memberikan sensasi terbakar di mulut. Mustard dan wasabi mengandung isothiocyanates yang langsung mengarah ke hidung dan memberikan sensasi terbakar di hidung.

4. Cara Menghilangkan Rasa Pedas

Cara Yang Benar :
5-fakta-yang-harus-diketahui-oleh-para-pecinta-pedas_cara-cepat-menghilangkan-rasa-pedas

Meskipun makan makanan yang pedas itu menyenangkan bagi sebagian orang, tapi mereka tetap butuh menenangkan sensasi pedas dan terbakar tersebut. Cara terbaik untuk menghilangkan rasa pedas adalah dengan menggunakan produk susu, minyak, beras, selai kacang, gula atau madu.

Capsaicin mampu larut dalam lemak dan minyak. Karena itu, kamu bisa minum susu murni atau yogurt untuk menghilangkan pedas. Produk yang mengandung minyak atau lemak seperti minyak zaitun atau selai kacang juga mampu melarutkan capsaicin. Begitu juga dengan gula dan madu.

Cara Yang Salah :
5-fakta-yang-harus-diketahui-oleh-para-pecinta-pedas_cara-yang-salah-menghilangkan-rasa-pedas

Beberapa orang mengira minum air banyak-banyak bisa menghilangkan pedas. Padahal, minum air saat kamu kepedesan justru akan menyebarkan capsaicin di dalam mulut sehingga akan mempengaruhi reseptor di bagian mulut lainnya. Akibatnya, sensasi pedas dan terbakar justru semakin menyebar dalam mulut.

Selain itu, bir dan minuman bersoda juga tidak akan banyak membantu menghilangkan pedas karena pada dasarnya keduanya hanyalah air. Bukannya hilang rasa pedasnya, kamu justru bisa kembung karena kebanyakan minum air.

5. Beberapa Efek Positif dan Negatif Makan Makanan Pedas

Efek Positif :
5-fakta-yang-harus-diketahui-oleh-para-pecinta-pedas_manfaat-cabai

Selama berabad-abad, cabai telah banyak digunakan untuk pengobatan. Nah, ternyata cabai memang punya beberapa manfaat kesehatan, lho. Capsaicin yang terkandung dalam makanan pedas membantu menurunkan berat badan, antikanker, meningkatkan fungsi cerna, menyehatkan jantung, serta menghilangkan gejala flu.

Makanan pedas juga mampu bertindak sebagai espektoran yang mampu membantu pernapasan, melancarkan sirkulasi dan menurunkan tekanan darah berkat kandungan vitamin A dan C, serta mampu meningkatkan level endorfin dan serotonin yang menghilangkan rasa nyeri dan memberi perasaan nyaman.

Efek Negatif:
5-fakta-yang-harus-diketahui-oleh-para-pecinta-pedas_efek-negatif-cabai

Seperti semua hal yang ada di dunia ini, terlalu berlebihan dalam mengonsumsi sesuatu juga tidak baik untuk tubuh. Sama halnya dengan memakan makanan yang terlalu pedas. Oke, kita semua tahu terlalu banyak makan pedas bisa menimbulkan sakit perut dan diare bagi beberapa orang. Tapi ada efek lainnya juga, lho.

Saat kamu terlalu sering makan pedas, sensasi rasa di lidah lama kelamaan akan berkurang. Itulah mengapa pecinta makanan pedas biasanya mampu makan makanan yang seiring waktu akan semakin pedas. Selain itu, makan makanan pedas juga bisa memicu munculnya jerawat.

Makan-makanan pedas di malam hari juga merupakan hal buruk yang akan membuatmu mengalami gangguan pencernaan atau rasa tidak nyaman. Akibatnya, kamu akan lebih susah tidur di malam hari karena capsaicin mempengaruhi suhu tubuhmu.