5 Hal Aneh yang Dilakukan Nenek Moyang untuk Menghibur Diri | 5berita.com
foto-tanpa-kepala

5 Hal Aneh yang Dilakukan Nenek Moyang untuk Menghibur Diri

Mungkin sebagian besar orang mengira bahwa nenek moyang kita menghibur diri dengan kegiatan-kegiatan yang dapat tergolong wajar, seperti menari dan bernyanyi.

Namun siapa sangka jika ternyata para pendahulu kita menjalankan hal-hal aneh untuk menghibur diri dan melakukan tren tertentu yang jika dilakukan saat ini dapat tergolong ke dalam hal tak wajar.

Mereka bahkan melakukan hal sadis untuk menghibur diri, seperti membakar kucing hidup-hidup. Tak hanya itu, kebiasaan menampung air mata ke dalam sebuah botol, hingga menghitamkan gigi juga pernah menjadi tren di masa lalu.

Seperti dikutip dari Listverse, Selasa (21/6/2016), berikut 10 hal aneh yang dilakukan oleh orang- orang pada masa lalu untuk menghibur diri mereka

1. Membakar Kucing

Pada Abad ke-17 di Prancis, membakar kucing merupakan salah satu bentuk hiburan. Setiap tahunnya warga Paris berkumpul di sebuah api unggun pada pertengahan musim panas di Palce de Greve untuk bermain, menari, dan bernyanyi.

Untuk menambah keseruannya, mereka memasukkan beberapa kucing hidup ke dalam karung, menggantungnya pada tiang, membakarnya, dan melihat hewan malang itu mati perlahan-lahan.

Pada masa itu kucing dianggap sebagai media untuk menghubungkan iblis dan penyihir. Setelah hewan tersebut habis terbakar, orang-orang mengambil abunya karena dianggap akan mendatangkan keberuntungan.

2. Pamera Bayi di Inkubator

Sebelum Abad ke-20, bayi prematur hanya memiliki kesempatan kecil untuk bertahan hidup. Hal itulah yang membuat Dr Martin Corney menciptakan inkubator.

Namun, banyak orang bahkan rumah sakit pun tak percaya akan kegunaan mesin tersebut.

Untuk membuktikan inkubator yang dibuatnya, Corney melakukan pameran di mana bayi prematur diletakkan di dalam inkubator.

Pameran yang dilakukan Corney tampak seperti rumah sakit normal. Ia meletakkan bayi di bangsal sementara beberapa dokter dan perawat mengawasinya. Satu hal yang berbeda adalah salah satu ruangan tersebut terbuat dari kaca, dan orang-orang melihatnya dari sana

3. Menghitamkan Gigi

Pada Abad ke-16 dan 17 di Inggris, sebuah tren muncul akibat kurangnya kesehatan pada gigi.

Saat itu harga gula sangat tinggi karena negara tersebut harus mengimpornya dan hanya orang-orang kelas atas yang dapat membelinya.

Terlalu banyak mengonsumi gula dapat membuat gigi berlubang hingga membusuk. Ratu Elizabeth I dikabarkan kehilangan banyak gigi karena kegemarannya dengan makanan manis. Ia pun hanya memiliki beberapa sisa gigi berwarna hitam dan membusuk.

Orang-orang pada zaman itu pun melihat gigi yang hitam sebagai simbol kekayaan. Mereka yang tak memiliki gigi cukup hitam, menggunakan kosmetik dan arang untuk menghitamkannya.

4. Foto Tanpa Kepala

Tren aneh pun muncul setelah ditemukannya kamera. Pada 1853, fotografer terkemuka bernama Oscar Rejlander memulai tren yang dikenal dengan ‘Headless Portraits’ atau ‘Foto Tanpa Kepala’.

Oscar mengombinasikan film negatif dan menciptakan sebuah gambar di mana orang dan kepalanya tampak terpenggal. Ia pun segera mendapatkan permintaan besar, dan beberapa fotografer mengadopsi teknik tersebut.

Tak hanya orang dewasa yang merasa terhibur dengan foto tersebut, bahkan anak-anak pun juga diketahui melakukan ‘Headless Portraits’.

5. Menampung Air Mata

Tak ada yang tahu bagaimana dan kapan menampung air mata jadi kebiasaan, namun hal tersebut menjadi populer pada periode Kerajaan Romawi. Saat itu, orang-orang yang berduka mengisi botol kaca berukuran kecil dengan air mata mereka.

Botol yang dikenal dengan nama lachrymatory atau penampung air mata kemudian ditaruh di kuburan sebagai simbol penghargaan. Dalam beberapa kasus, sejumlah wanita dibayar dan menampung air matanya ke dalam botol selama prosesi tersebut.

Tren tersebut pun dilakukan kembali pada era Victoria — masa ketika Ratu Victoria memimpin Britania Raya dari tahun 1837 hingga 1901. Pada Perang Saudara di Amerika, para istri menangis dan menampungnya di botol air mata ketika menunggu suami mereka kembali dari perang.

Baca Juga:

5 Cara Eksekusi Paling Tidak Kejam Sepanjang Sejarah

5 Tradisi Unik Di Dunia Untuk Mencari Jodoh

5 Negara Berbudaya Free Sex

5 Misteri Peradaban Dunia Tertua yang Ada di Indonesia

5 Festival Terunik Yang Ada Di Jepang