5 Hal Yang Harus Anda Tahu Tentang HIV/AIDS | 5berita.com
5-hal-yang-harus-anda-tahu-tentang-hiv-aids

5 Hal Yang Harus Anda Tahu Tentang HIV/AIDS

HIV atau Human Immunodeficiency Virus adalah jenis virus yang menyerang sistem kekebalan tubuh manusia. Setelah mengidap HIV seseorang bisa segera atau menunggu beberapa tahun sampai dikategorikan menderita AIDS, AIDS sendiri merupakan stadium lanjut dari HIV, dimana seseorang sudah menderita beberapa jenis infeksi, sarkoma kaposi, TBC, dll.

Meski Indonesia bukan negara dengan pengidap virus HIV/AIDS terbanyak, tetapi Indonesia merupakan negara dengan perkembangan virus HIV/AIDS tercepat. oleh karena itu ada baiknya jika kita semua mengetahui 5 Hal Yang Harus Anda Tahu Tentang HIV/AIDS :

 

1. Penyebaran HIV
Banyak orang yang menjauhi para ODHA(Orang Dengan Hiv/Aids), padahal bergaul dengan para ODHA tidaklah berbahaya selama kita mengetahui bagaimana virus ini menyebar. Anda tidak tertular atau menularkan HIV dengan cara memeluk, menggunakan handuk yang sama atau minum dari gelas yang sama. Sangat jarang terjadi penularan HIV melalui transfusi darah. HIV dapat tertular atau menyebar hanya dengan cara :

  • Lewat cairan darah:
    Melalui transfusi darah / produk darah yg sudah tercemar HIV
    Lewat pemakaian jarum suntik yang sudah tercemar HIV, yang dipakai bergantian tanpa disterilkan, misalnya pemakaian jarum suntik dikalangan pengguna Narkotika Suntikan
    Melalui pemakaian jarum suntik yang berulangkali dalam kegiatan lain, misalnya : peyuntikan obat, imunisasi, pemakaian alat tusuk yang menembus kulit, misalnya alat tindik, tato, dan alat facial wajah.
  • Lewat cairan sperma dan cairan vagina :
    Melalui hubungan seks penetratif (penis masuk kedalam Vagina/Anus), tanpa menggunakan kondom, sehingga memungkinkan tercampurnya cairan sperma dengan cairan vagina (untuk hubungan seks lewat vagina) ; atau tercampurnya cairan sperma dengan darah, yang mungkin terjadi dalam hubungan seks lewat anus atau seks oral.
  • Lewat Air Susu Ibu :
    Penularan ini dimungkinkan dari seorang ibu hamil yang HIV positif,  kemudian menyusui bayinya dengan ASI. Kemungkinan penularan dari ibu ke bayi (Mother-to-Child Transmission) ini berkisar hingga 30%, artinya dari setiap 10 kehamilan dari ibu HIV positif kemungkinan ada 3 bayi yang lahir dengan HIV positif.

dan AIDS tidak ditularkan melalui :

  • Makan dan minum bersama, atau pemakaian alat makan minum bersama.
  • Pemakaian fasilitas umum bersama, seperti telepon umum, WC umum, dan kolam renang.
  • Ciuman, senggolan, pelukan dan kegiatan sehari-hari lainnya.
  • Lewat keringat, atau gigitan nyamuk

2. Umur Pengidap HIV 
Banyak orang yang beranggapan bahwa setelah mengidap HIV maka orang tersebut tidak akan berumur panjang. Padahal semua orang dengan HIV memiliki pengalaman yang berbeda. Beberapa orang akan segera menderita AIDS dalam beberapa bulan saja karena virus HIV yang sangat cepat melemahkan sistem kekebalan tubuh mereka. Tapi ada banyak orang lain yang dapat hidup selama puluhan tahun dengan HIV dan memiliki harapan hidup normal. Anda dapat mencegah HIV berkembang menjadi AIDS dengan secara teratur ke dokter dan mengikuti rekomendasi yang dianjurkan dokter.

3. HIV Belum Bisa Disembuhkan
Hingga saat ini belum ada obat atau cara yang bisa membuat orang sembuh dari virus HIV/AIDS, juga jangan percaya praktik – praktik yang bilang dapat menyembuhkan. Obat dan penanggulan HIV/AIDS memang ada dan dianjurkan, namun obat ini hanya berguna untuk menjaga kadar virus tetap rendah dan membantu menjaga sistem kekebalan tubuh. Beberapa obat mencegah HIV memperbanyak diri, obat yang lain mencegah virus memasuki atau memasukkan material genetik ke dalam sistem sel kekebalan tubuh pasien. Sebelum memberi resep, dokter Anda akan mempertimbangkan kesehatan umum pasien, sistem kekebalan tubuh, dan jumlah virus dalam tubuh untuk memutuskan kapan harus memulai pengobatan.

Oiya, obat ini juga bisa menurunkan resiko Ibu yang terinfeksi HIV untuk menularkan virus HIV ke bayi mereka selama kehamilan atau persalinan. Selama anda secara teratur mendapatkan perawatan dari Dokter. Jadi seorang wanita yang mengidap penyakit HIV masih bisa melahirkan anak yang sehat.

4. Gejala HIV Tidak Dapat Diketahui
Beberapa orang beranggapan bahwa seorang pengidap virus HIV akan memiliki gejala yang dapat dilihat atau dapat dirasakan, namun ternyata hal ini adalah salah. Beberapa orang tidak menunjukkan tanda-tanda HIV selama bertahun-tahun setelah terinfeksi. Selain itu, banyak orang menunjukkan gejala HIV dalam waktu 10 hari sampai beberapa minggu setelah infeksi. Gejala HIV mirip dengan flu atau mononukleosis dan mungkin termasuk demam, kelelahan, ruam, dan sakit tenggorokan. Gejala-gejala tersebut biasanya menghilang setelah beberapa minggu dan kemungkinan tidak akan melihat gejala tersebut lagi selama beberapa tahun. Satu-satunya cara untuk mengetahui apakah anda terifeksi HIV atau tidak adalah dengan tes uji laboratorium atau menggunakan alat tertentu.

 

5. Obat HIV Memang Mahal, Tapi Bukan Berarti Tidak Terjangkau
Perlu anda ketahui obat HIV memang tergolong sebagai obat yang mahal, namun anda tidak perlu langsung putus asa, ada banyak program-program pemerintah, kelompok nirlaba, dan beberapa perusahaan farmasi yang dapat membantu menutupi biaya HIV / obat AIDS. Bicarakan dengan organisasi atau layanan HIV AIDS mengenai bantuan keuangan untuk pengobatan HIV dan AIDS.антибан для warface скачать бесплатноооо полигонтур в хорватию из киеваскидка на ноутбуки