5 Kucing Asli Dari Indonesia Yang Saat Ini Terancam Punah | 5berita.com
KUCING BAKAU

5 Kucing Asli Dari Indonesia Yang Saat Ini Terancam Punah

Banyak dari kita hanya mengetahui beberapa jenis kucing di Indonesia, Apalagi bagi kita yang tinggal di daerah perkotaan yang sudah banyak didominasi oleh jenis kucing dari luar negeri seperti Persia, Anggora, Himalaya dan banyak lagi.

Walaupun demikian, Ternyata Indonesia juga memiliki banyak sekali jenis-jenis kucing lain yang eksotis dan asli Indonesia, Tetapi beberapa di antaranya sudah terancam punah.

Berikut 5 Kucing Asli Dari Indonesia Yang Saat Ini Terancam Punah :

1. KUCING EMAS

KUCING EMAS

Kucing emas ini adalah salah satu hewan yang dianggap memiliki kekuatan magis. Karena itu hewan ini menjadi buruan banyak orang dan menjadikannya salah satu hewan yang berada di ambang kepunahan. Kucing ini termasuk kucing yang suka hidup sendiri tetapi ketika ia menemukan pasangannya ia akan setia selamanya. Kucing ini sebenarnya sudah pernah dianggap punah pada tahun 2005 sampai akhirnya sosok kucing ini tertangkap oleh kamera di wilayah Way Kambas, Lampung.

2. KUCING BAKAU

KUCING BAKAU

Kucing Bakau atau dalam bahasa Inggris biasa disebut Fishing Cat adalah jenis kucing yang habitatnya berada di bakau, rawa ataupun tepian sungai yang terkena pasang surut air laut di beberapa daerah Jawa. Kucing bakau ini adalah salah satu spesies kucing yang tidak takut air, bahkan kucing ini justru dapat menyelam untuk menangkap mangsanya yang berupa ikan, katak, unggas air, dan udang. Oleh pemerintah kita sendiri kucing bakau ini termasuk hewan yang dilindungi dengan peraturan Pemerintah No. 7 Tahun 1999, begitu juga oleh IUCN.

3. KUCING HUTAN

KUCING HUTAN

Kucing hutan dikenal sebagai Asian Leopard Cats karena corak bulunya yang menyerupai macan tutul. Kucing ini termasuk dalam genus Prionailurus dan spesies Prionailurus Bengalensis (P.B). Terdapat 3 jenis kucing hutan yang hidup di Indonesia yaitu sub spesies P.B Javanensis yang penyebarannya di Pulau Jawa-Bali, P.B Sumatranus di Sumatra, dan P.B Borneoensis di Kalimantan. Meski tergolong beresiko rendah oleh IUCN, tetap saja kucing ini masuk dalam daftar hewan yang dilindungi dan tidak boleh lagi ada yang memeliharanya.

4. KUCING KEPALA DATAR

KUCING KEPALA DATAR

Kucing kepala datar, alias Flat-Headed Cat, populasinya tersebar di Pulau Sumatra dan Kalimantan. Sejak tahun 2008 lalu kucing ini sudah dikategorikan sebagai hewan yang hampir punah oleh IUCN. Selain kepalanya yang datar, kucing ini memiliki corak bulu yang berwarna coklat kemerahan di dahinya dengan warna dominan coklat gelap pada badannya dan memiliki bintik putih di bagian perutnya. Diperkirakan pada tahun 2008 kucing ini hanya tersisa 2.500 ekor dan hanya beberapa ekor yang berada di penangkaran.

5. KUCING MERAH

KUCING MERAH

Kucing ini termasuk salah satu hewan endemik dari Pulau Kalimantan. Keberadaannya sudah dikategorikan sebagai hewan yang hampir punah oleh International Union for Conservation of Nature (IUCN). Seperti namanya, bulu kucing ini memang tampak kemerahan dan di dunia internasional lebih dikenal dengan nama Bornean Bay Cat karena keberadaannya yang hanya ada di Pulau Borneo (Kalimantan).