5 Makanan Langka | 5berita.com
bunga-saffron_5berita

5 Makanan Langka

Makanan – makanan dibawah ini terkenal karena kelangkaannya. Banyak hal yang menjadikan makanan – makanan ini menjadi langka, mulai dari proses produksi yang sulit, hasil yang sedikit, hingga karena rasanya. hmmm…. mari kita simak 5 Makanan Langka berikut ini:

1. Saffron
bunga-saffron_5berita

bunga-saffron_5berita

Saffron atau kuma-kuma adalah sejenis rempah-rempah yang berasal dari India dan sudah mulai dibudidayakan sejak 3000 tahun yang lalu, Saffron dianggap sebagai salah satu bumbu terbaik di bumi, Karena meski bercita rasa pahit, namun saffron dapat membuat aroma masakan Anda menjadi lebih harum dan legit. Rasa pahit tersebut akan memudar ketika saffron mulai dicampur ke dalam bahan makanan.

Saffon  mengandung pewarna alami crocin, salah satu karotenoid yang membuat masakan menjadi kuning keemasan. Karotenoid merupakan sumber terbaik vitamin A yang baik untuk membantu kesehatan mata. Selain itu, hasil penelitian menemukan bahwa karotenoid juga mencegah penurunan kemampuan kognitif akibat usia.
Saffron juga mengandung berbagai nutrisi penting lainnya seperti, lemak tak jenuh), protein, karbohidrat, kalium, vitamin C, thiamin dan juga riboflavin.

Saffron memang bisa tumbuh di berbagai daerah, tetapi memanen saffron tidak semudah yang dibayangkan. Untuk menghasilkan 0,4 kg saffron, petani bahkan harus menanam dan memanen 50.000 sampai 75.000 bunga crocus sativu dengan cermat karena saffron hanya dihasilkan dari tangkai putiknya saja.

saffron_5berita

saffron_5berita

O,4 kilogram saffron dijual dengan harga USD 500 (Rp 5,8 juta) sampai USD 5.000 (Rp 58,4 juta), tergantung pada kualitasnya. Jadi, jangan kaget jika hidangan yang diberi saffron dibanderol dengan harga selangit. Hal tersebut dikarenakan proses menanam dan memanen tanaman ini sangat sulit.

2. Semangka Densuke
Semangka Densuke_5berita

Maukah Anda membayar Rp 5 hingga 50 juta untuk sebuah semangka? Mungkin kebanyakan orang akan berpikir ulang untuk melakukannya. Namun, mereka yang ingin merasakan kelezatan semangka Densuke harus rela merogoh kocek sangat dalam. Semangka ini berwarna hitam pekat tanpa garis-garis.

Semangka Densuke sangat langka karena hanya tumbuh di pulau bagian utara Hokaido. Semangka ini memiliki ciri khas kulit luar berwarna hitam seperti arang dengan tekstur buah yang garing dan manis di dalam.

Karena tumbuh di ats tanah vulkanik yang subur, semangka ini tidak dapat diproduksi secara massal. Setiap tahunnya, hanya 10.000 semangka tumbuh di lokasi khusus ini sehingga membuat semangka ini menjadi oleh-oleh eksklusif dari Hokaido.

3. Melon Yubari

Melon Yubari_5berita

Jepang memiliki banyak buah langka yang dijual dengan harga selangit. Salah satunya adalah melon Yubari. Tampilan luarnya tidak jauh berbeda dari melon pada umumnya, tetapi rasa melon ini sepenuhnya berbeda. Melon ini tumbuh di Yubari, yang juga berada di pulau Hokkaido.

Melon Yubari memiliki bentuk bulat yang sempurna dan memiliki rasa yang lebih manis dibandingkan dengan melon yang biasa kita temui. Beruntung melon jenis ini tidak dijual semahal semangka Densuke. Melon Yubari dijual sekitar USD 150 atau sekitar Rp 1,7 juta, namun pada awalnya melon ini pernah di lelang hingga mencapai harga Rp 157 juta.

4. Jamur Matsutake

Jamur Matsutake_5berita

Jamur Matsutake terdapat di berbagai negara seperti, termasuk China, Kanada, Jepang, Finlandia, Amerika Serikat, dan Swedia. Jamur Matsutake diberi julukan sebagai King of Edible mushroom dikarenakan cita rasanya yang nikmat dan juga karena jenis ini merupakan jamur langka yang belum berhasil dibudidayakan. Dinamakan Matsutake dari bahasa Jepang, yakniMatsu = Pinus, dan take = mushroom/jamur. Jamur pinus merupakan nama umum untuk jamur mikorhiza dari genus Tricholoma familia Tricholomataceae. Namun, jamur ini pertama kali diperkenalkan dalam kuliner Jepang. Jamur ini memiliki rasa yang pedas dan dikatakan mirip daging. Teksturnya juga hampir sama dengan jamur portobello. Menariknya, Matsutake yang diimpor ke Jepang dijual seharga sekitar USD 90 (1 juta) per kilogram, namun Matsutake yang diproduksi di Jepang sendiri dijual hingga USD 2.000 (Rp 23 juta) per kilogram.

5. Chocopologie

Chocopologie_5berita

Chocopologie dibuat pada tahun 1999 oleh Fritz Knipschildt seorang chef yang menempuh pendidikannya di Denmaark. Fred Knipschildt menciptakannya dari campuran dark chocolate dan truffle hitam, yang dikenal sebagai jamur paling langka di dunia. Setiap cokelat diisi dengan truffle yang telah dilapisi cokelat. Knipschildt mulai memproduksi Chocopologie ketika dia pindah ke Amerika Serikat pada tahun 1996. Cokelat buatannya kini dijual sekitar USD 2.600 per pon atau sekitar Rp 30 juta.

Nah, itulah 5 Makanan Paling Langka Di Dunia yang dijual dengan harga selangit. Tertarik untuk mencicipinya?