5 Manfaat Dari Bermain Game Untuk Otak | 5berita.com
5-manfaat-dari-bermain-game-untuk-otak_berfikir-strategis

5 Manfaat Dari Bermain Game Untuk Otak

Banyak orang beranggapan bahwa bermain game tidak ada gunanya bahkan cenderung membuat seseorang menjadi malas dan tidak memikirkan masa depan, Tapi hal ini tidaklah benar, karena menurut penelitian, bermain video game itu bermanfaat untuk perkembangan otak, selain sekedar menghilangkan stress dan hiburan. Bagaimana manfaatnya terhadap otak kita? Berikut ini adalah beberapa fakta menarik tentang manfaat main game untuk otakmu.

5 Manfaat Dari Bermain Game Untuk Otak :

1. Membantu otak lebih berpikir strategis
5-manfaat-dari-bermain-game-untuk-otak_berfikir-strategis
Penelitian di Max Planck Institute dan Charité University Medicine St. Hedwig-Krankenhaus pada 2013 lalu menunjukkan adanya manfaat besar bermain game Super Mario 64 selama 30 menit tiap hari dengan perkembangan hippocampus kanan, dorsolateral prefrontal cortex kanan, dan bilateral cerebellum di otak kita. Menurut penelitian, bagian-bagian tersebut penting untuk navigasi spasial, perencanaan strategis, memori kerja, dan kinerja motorik.

Selain game Super Mario 64 kamu juga bisa bermain game-game strategi atau game puzzle sebagai kegiatan senam otak. Dengan begitu, kamu tetap bisa melatih otak tanpa perlu stress.

2. Membuat moral lebih sensitif
5-manfaat-dari-bermain-game-untuk-otak_moral-sensitif
Penelitian yang dibuat Dr. Matthew Grizzard dengan timnya pada 2014 lalu menyatakan, orang-orang yang harus dan terpaksa menjadi penjahat dalam sebuah game akan merasa bersalah. Rasa bersalah itu kemudian akan membuat moralnya lebih sensitif di dunia nyata. Artinya, pemain game akan lebih mudah merasa mana tindakan baik dan mana tindakan buruk.

Peningkatan sensitifitas moral ini juga dapat terjadi ketika pemain game harus melakukan sesuatu hal yang tidak sesuai dengan pendiriannya di dalam game. Di otak manusia, bagian yang menjadi kompas moral ada di dekat telinga kanan, dan bernama temporo-parietal junction. Berarti, bermain game yang membuatmu melakukan pilihan-pilihan sulit dapat melatih bagian otak ini untuk lebih peka.

3. Meningkatkan fleksibilitas kognitif
5-manfaat-dari-bermain-game-untuk-otak_fleksibilitas-kognitif
Manfaat dari meningkatnya fleksibilitas kognitif adalah otak mampu beralih memikirkan satu konsep dengan konsep lain dengan cepat. Otak yang sangat fleksibel bahkan memungkinkan pemiliknya memikirkan beberapa konsep secara bersama-sama. Itu bisa tercapai dengan memainkan game Real Time Strategy (RTS).

Otak yang fleksibel pun mampu membuatmu berpikir cepat. Otak yang terlatih fleksibel akan tetap berfungsi dengan baik ketika tua sekalipun. Otak yang fleksibel juga membuatmu terhindar dari sejumlah gangguan psikologis, seperti autisme, schizophrenia, atau obsessive compulsive disorder yang muncul karena kekakuan otak.

4. Melatih otak belajar hal-hal baru
5-manfaat-dari-bermain-game-untuk-otak_hal-baru
Menurut Ezriel Kornel dari Brain and Spine Surgeons of New York di Westchester County, game merupakan satu set tugas yang sangat kompleks yang sedang dijalani otak. Ibaratnya, game merupakan senam otak.

Supaya senam otaknya makin terasa, Ezriel Kornel menyatakan kamu perlu menguasai permainan tersebut, meningkatkan level, dan menjadi ahli di game itu. Menurutnya, ketika otak mempelajari hal-hal baru, akan ada sel-sel saraf otak yang terhubung. Nantinya, itu bisa mengurangi kemungkinan penyakin Alzheimer dan dementia pada derajat tertentu.

5. Bermain game maksimal 2 jam sehari baik untuk perkembangan motorik
5-manfaat-dari-bermain-game-untuk-otak_perkembangan-motorik
Studi lain yang dilakukan pada 2009 lalu yang kemudian diuji ulang oleh University of Texas Medical Branch di Galveston (UTMB) menyatakan anak-anak usia sekolah yang bermain maksimal 2 jam sehari memiliki kemampuan motorik sedikit lebih baik daripada dokter bedah profesional.

Sementara itu, menurut Dr. Kilic dari UTMB, mahasiswa kuliah yang bermain game rata-rata 4 jam sehari memiliki performa yang sama dengan anak-anak sebelumnya. Itulah yang membuat Dr. Kilic kemudian menyarankan main game 2 jam sehari sambil menambah pengetahuan lain yang dibutuhkan, termasuk bersosialisasi dengan teman sebaya. Jadi, kamu jangan lupa belajar, melakukan aktivias lain, dan main ke luar rumah, ya.

Nah, menurutmu adakah manfaat lain main game ?продвижение за рубежомалександр лобановскийполиграф сервис харьковbulk cargoes