5 Masjid Terbesar Di Dunia | 5berita.com
Masjidil_Haram_5berita

5 Masjid Terbesar Di Dunia

Masjid Merupakan tempat beribadah bagi umat muslim. Umat muslim akan melakukan Sholat secara berjamaah(bersama-sama) di masjid karena pahala yang didapat akan dikalikan dengan jumlah jamaah yang Sholat saat itu. Mungkin karena hal tersebutlah maka Masjid jadi selalu ramai dikunjungi, dan oleh karena itu juga maka banyak masjid – masjid yang besar, untuk dapat menampung lebih banyak jamaah, dan berikut adalah 5 Masjid Terbesar Di Dunia :

5 Masjid Terbesar Di Dunia:

5. Masjid Hassan 2, Maroko

Masjid-Hassan-2_5berita

Masjid Hassan II dibangun pada tahun 1986-1993 untuk memperingati ulang tahun mendiang Raja Maroko Hassan II. Masjid Hassan II dibangun menjorok ke samudra Atlantik membuatnya terlihat seakan akan berada di tengah laut layaknya sebuah masjid yang benar benar terapung. Tak salah bila kemudian masjid ini mendapat julukan sebagai masjid terapung terbesar di dunia. Masjid megah ini kini menjadi penanda kota Casablanca.

Masjid Hassan II juga dikenal sebagai masjid yang memiliki menara paling tinggi di dunia. Tinggi menara itu adalah sekitar 210 m atau 689 kaki. Selain ketinggiannya itu, menara masjid ini juga termasyhur sebagai menara yang spektakuler karena dari puncaknya pada waktu malam hari akan terlihat sinar laser yang terang yang mengarah ke kiblat, yaitu ke arah Kabah di Mekah, seakan-akan menjadi penunjuk jalan ke rumah Tuhan.

Teknologi tinggi di aplikasikan di masjid megah ini dengan memanfaatkan teknologi cahaya laser untuk pencahayaan dan memberikan keindahan tersendiri dimalam hari, penggunaan pemanas lantai untuk mengontrol temperatur ruangan masjid melalui lantainya ketika suhu dingin, penggunaan pintu elektrik, rancangan atap yang bisa di buka tutup dengan teknologi mutakhir dan beberapa bagian lantai masjid menggunakan kaca tebal sehingga memungkinkan jemaah melihat samudera Atlantik yang menyapu bebatuan di bawah masjid.

Masjid Hassan II merupakan masjid terbesar di Maroko. Ruangan utama masjid ini dapat menampung 25 ribu jamaah, namun jika seluruh ruangan dalam dan luar masjid dimanfaatkan – kapan saja diperlukan – maka kapasitasnya akan meningkat menjadi 105 ribu jamaah.

4. Masjid Istiqlal, Indonesia

Masjid_Istiqlal_5berita

Masjid Istiqlal adalah masjid nasional negara Republik Indonesia yang terletak di pusat ibukota Jakarta. Masjid Istiqlal merupakan masjid terbesar di Asia Tenggara yang dapat menampung maksimal sekitar 200.000 jamaah, meskipun demikian kapasitas ideal masjid ini adalah sekitar 120.000 jamaah.

Pembangunan masjid ini diprakarsai oleh Presiden Republik Indonesia saat itu, Ir. Soekarno di mana pemancangan batu pertama, sebagai tanda dimulainya pembangunan Masjid Istiqlal dilakukan oleh Ir. Soekarno pada tanggal 24 Agustus 1951. Arsitek Masjid Istiqlal adalah Frederich Silaban, seorang Kristen Protestan.

Masjid ini dibangun sebagai ungkapan dan wujud dari rasa syukur bangsa Indonesia yang mayoritas beragama Islam, atas berkat dan rahmat Allah SWT yang telah menganugerahkan nikmat kemerdekaan, terbebas dari cengkraman penjajah. Karena itulah masjid ini dinamakan “Istiqlal” yang dalam bahasa Arab berarti “Merdeka”.

3. Masjid Muhammad Ali Pasha, Mesir

masjid-Muhammad-Ali-Pasha_5berita

Mesjid Muhammad Ali Pasha atau Mesjid Alabaster adalah sebuah masjid yang terletak di dalam Benteng Kairo di Mesir dan dperintahkan di bangun oleh Muhammad Ali Pasha antara 1830 dan 1848.

Masjid tersebut dibangun di lokasi lama Mamluk bangunan di Kairo Benteng antara 1830 dan 1848, meskipun tidak selesai sampai pemerintahan Said Pasha pada tahun 1857. arsitek itu Yusuf Bushnak dari Istanbul dan model-nya adalah Yeni Masjid di kota itu. Tanah yang dibangun masjid dibangun dengan puing-puing dari bangunan sebelumnya Benteng.

Sebelum penyelesaian masjid, yang alabastered panel dari dinding atas dibawa pergi dan digunakan untuk istana Abbas I itu. dilucuti Dinding dilapisi dengan kayu yang dicat agar terlihat seperti marmer. Tahun 1899 masjid menunjukkan tanda-tanda retak dan beberapa perbaikan yang dilakukan tidak memadai. Namun kondisi masjid menjadi begitu berbahaya bahwa skema lengkap restorasi diperintahkan oleh Raja Fuad pada tahun 1931 dan akhirnya selesai di bawah Raja Farouk pada tahun 1939.

Muhammad Ali memilih untuk membangun masjid negaranya sepenuhnya dalam gaya arsitektur mantan tuan-nya, Ottoman , tidak seperti Mamluk yang, meskipun penyerahan politik mereka untuk Dinasti Utsmani, menempel di gaya arsitektur dari dinasti Mamluk sebelumnya.

masjid ini dibangun dengan kubah pusat dikelilingi oleh empat kecil dan empat kubah berbentuk setengah lingkaran. Itu dibangun dalam rencana persegi dan diukur 41×41 meter. Kubah pusat adalah 21 meter dengan diameter dan ketinggian bangunan adalah 52 meter. Dua silinder elegan menara tipe Turki dengan dua balkon dan topi kerucut terletak di sisi barat masjid, yang naik sampai 82 meter.

Penggunaan gaya ini, dikombinasikan dengan kehadiran dua menara dan multiple setengah-kubah yang mengelilingi kubah pusat – fitur yang disediakan untuk masjid yang dibangun pada kewenangan Sultan – adalah menantang deklarasi kemerdekaan de facto Mesir.

Bahan utama adalah batu kapur tapi lantai bawah dan halaman depan adalah keramik dengan alabaster sampai 11,3 meter. Bagian depan eksternal parah dan sudut dan meningkat sekitar empat lantai sampai tingkat kubah timbal-tertutup.

Ini mihrab di dinding tenggara adalah tiga lantai tinggi dan ditutupi dengan kubah setengah lingkaran. Ada dua arkade di lantai kedua, naik pada kolom dan ditutup dengan kubah. Walaupun terdapat tiga pintu masuk pada setiap sisi halaman depan itu, entri biasa adalah melalui pintu gerbang timur laut. halaman depan Langkah-langkah 50×50 meter. Hal ini tertutup oleh riwaks melengkung naik di pilar-pilar dan ditutup oleh kubah.

Ada jam kuningan menara di tengah riwak barat laut, yang disampaikan kepada Muhammad Ali oleh Raja Louis Philippe dari Perancis pada tahun 1845. Jam itu membalas dengan tugu dari Luxor sekarang berdiri di Place de la Concorde di Paris .

Interior memiliki ukuran 41×41 meter dan memberikan perasaan besar ruang. Penggunaan dua tingkat kubah memberikan rasa jauh lebih besar ruang dari sana sebenarnya. Kubah pusat naik pada empat lengkungan berdiri di dermaga kolosal. Ada empat kubah berbentuk setengah lingkaran di sekitar kubah pusat. Ada empat kubah yang lebih kecil di sudut juga. Kubah yang dicat dan dihiasi dengan motif lega. Dinding dan pilar yang ditutupi dengan alabaster hingga 11 meter.

2. Masjid Nabawi, Arab Saudi

Masjid_al-Nabawi_5berita

Masjid yang terletak di Kota Madinah ini merupakan terbesar ke2. Masjid ini dibangun oleh Nabi Muhammad SAW dalam perjalanannya hijrah dari Makkah ke Madinah, setelah sebelumnya beliau membangun sebuah masjid bernama Quba. Masjid Nabawi ini didirikan di atas tanah tempat penejemuran buah kurma 1 orang anak yatim bernama Sahl dan Suhail yang dibeli oleh Nabi Muhhamad SAW untuk kemudian dibangun masjid dan untuk beliau tinggal. Ukuran bangunan ini di awal pembangunannya hanya berukuran 50×50 meter dengan tinggi 3,5 meter. Perluasan dilakukan pada masa Khalifah Umar Bin Khatab dan Khalifah Ustman Bin Affan dan kemudian diteruskan pada zaman modern oleh Raja Abdul Aziz dan penerusnya Raja Fahd. Hingga kini bangunan Masjid Nabawi mampu menampung jumlah jamaah hingga 535.000 orang, namun pada musim haji jumlah jamaah yang melakukan ibadah shalat di masjid ini bisa mencapai 1.000.000 orang.

1. Masjidil Haram, Arab Saudi

Masjidil_Haram_5berita

Masjid yang terletak di kota suci Makkah ini merupakan tujuan utama bagi kaum muslim untuk melaksanakan ibadahnya. Setiap tahun di masjid ini dilangsungkan ibadah haji. Di tengah-tengah masjid merupakan Ka’bah yang merupakan arah kiblat bagi shalat atau ibadah utama umat muslim di seluruh dunia. Menurut sejarah yang membangun Masjidil Haram sendiri adalah Nabi Ibrahim beserta anaknya Nabi Ismail, di mana dia meneruskan pembangunan Ka’bah setelah sebelumnya dibangun oleh Nabi Adam sembari membangun sebuah masjid di sekitar Ka’bah. Bangunan Masjidil Haram sendiri mulai diperluas setelah masa pemerintahan Khalifah Umar Bin Khatab dan Khalifah Ustman Bin Affan. Hingga saat ini bangunan Masjidil Haram merupakan masjid terbesar yang dimiliki oleh umat Islam.

 циклевка паркета дешевоnikas ресторанмихаил безлепкин компроматсайт nikas