5 Perlombaan Yang Paling Aneh Di Dunia | 5berita.com
Bee Wearing

5 Perlombaan Yang Paling Aneh Di Dunia

Manusia adalah makhluk yang paling suka berkompetisi. Dan itu sah-sah saja karena dengan adanya kompetisi maka manusia akan menjadi lebih aktif, produktif, dan kreatif. Tetapi di belahan dunia tertentu, penduduknya mempunyai ide-ide perlombaan yang aneh sehingga membuat kita bertanya-tanya apakah ada manfaat dari Perlombaan semacam ini?

Ide lomba-lomba berikut ini mungkin bisa Anda jadikan perlombaan dalam acara 17 Agustusan atau jika Anda ingin mengkoleksi piala tetapi tidak mempunyai bakat apapun, maka Anda bisa berpartisipasi dalam lomba-lomba berikut. Yang jelas perlombaan-perlombaan berikut telah berlangsung turun temurun beberapa generasi yang dilestarikan hingga kini untuk menarik wisatawan sekaligus sebagai hiburan bagi warga lokal.

Berikut 5 Perlombaan Yang Paling Aneh Di Dunia :

1. World Gurning Champhionsip, Inggris

World Gurning Champhionsip

Gurning artinya adalah menampilkan ekspresi wajah jelek. Kompetisi wajah jelek ini awalnya dilaksanakan ratusan tahun yang lalu di pekan raya lokal Egremont Crab Fair di Inggris dan berlangsung hingga sekarang. Barang siapa yang bisa menampilkan wajah paling jelek dialah yang menjadi pemenangnya. Para peserta diperbolehkan untuk melakukan apapun juga agar bisa menampilkan wajah jeleknya. Menarik bibir bawah ke atas, mata melotot, atau hidung dilebarkan semuanya boleh dilakukan.

Tidak ada yang tahu pasti sebabnya tetapi ada satu peraturan yang harus dilakukan oleh para peserta yaitu mereka harus memakai kalung kuda. Peserta legendaris dari lomba ini adalah Tommy Mattinson (gambar tengah) dari kategori pria, yang memenangkan lomba sebanyak 15 kali sedangkan Anne Woods dari kategori wanita, memenangkan lomba ini sebanyak 28 kali.

2. Extreme Ironing, Inggris

Extreme Ironing

Meskipun hingga kini telah diselenggarakan di berbagai negara termasuk Amerika Serikat, Fiji, Selandia baru, Jerman, Australia dan Afrika Selatan, tetapi lomba ini sesungguhnya berasal dari Inggris dan dimulai sejak tahun 1997. Dalam lomba ini para peserta diharuskan untuk menyeterika pakaian pada lokasi-lokasi yang ekstrim, antara lain di dalam air, di puncak gunung atau di lereng-lereng bukit terjal. Siapa yang bisa melakukannya paling ekstrim dialah yang menjadi pemenang.

Pihak penyelenggara perlombaan ini menyatakan bahwa perlombaan ini bukan saja sebuah olahraga tetapi juga karya seni. Tidak ada batasan dimana dan bagaimana para peserta melakukan aksinya tetapi yang jelas aksi tersebut harus direkam dalam video untuk membuktikan keasliannya. Para peserta tidak hanya melakukan lomba ini ketika memanjat gunung tetapi ada yang sambil balapan sepeda, rafting atau bahkan sambil menari break dance.

3. Air Sex, Jepang

Air Sex

Jepang memang terkenal dengan ide-ide nyeleneh acara TV berbau pornografi termasuk yang satu ini. Tetapi bedanya perlombaan ini bukanlah acara TV melainkan perlombaan tahunan yang digelar untuk para pria jomblo tanpa pasangan. Masing-masing peserta diberi waktu selama dua menit untuk melakukan adegan seksual sendirian tanpa pasangan dengan diiringi alunan musik ringan. Barang siapa yang dianggap paling menghayati perannya dialah yang menjadi pemenang.

Jangan terburu-buru mengategorikan lomba ini sebagai lomba mesum karena meskipun memperagakan adegan panas, para peserta tetap harus memakai pakaian. Jadi jika Anda adalah pria jomblo kesepian, daripada cuma melamun dan berkhayal mendingan ikut dalam lomba ini karena hingga kini lomba ini telah digelar di berbagai negara termasuk Jerman dan Amerika meskipun penggagas ide lomba aneh ini J-Taro Sugisaku dari Jepang pada tahun 2006.

4. Bee Wearing, China

Bee Wearing

Diawali dengan niatan untuk mendemonstrasikan kemampuan para petani lebah dalam menjinakkan hewan peliharaannya, lomba ini kini secara rutin diselenggarakan para petani lebah di Shaoyang, China. Pelaksanaan lomba ini sendiri diawali dengan peserta berdiri di atas timbangan badan dan ditimbang berat badannya. Kemudian lehernya dikalungi seekor ratu lebah yg sebelumnya telah dimasukkan ke dalam kotak kecil untuk menarik lebah-lebah lain. Langkah terakhir adalah seluruh tubuh peserta dioles dengan madu asli dan diwajibkan berdiri selama 1 jam.

Setelah satu jam berlalu, angka dalam timbangan badan dikurangi dengan berat badan peserta. Angka itulah yang menjadi nilai akhir para peserta. Sebagai tindakan pengamanan para peserta diharuskan menggunakan kaca mata selam, tutup hidung dan telinga tetapi tidak boleh menggunakan pakaian melainkan hanya celana pendek saja.

5. Wife Carrying World Championship, Finlandia

Wife Carrying World Championship

Lomba yang satu ini sangat disarankan tidak dilakukan oleh para suami yang beristri gendut. Setiap bulan Juli di Finlandia, pasangan suami isteri berlomba dalam kompetisi Wife Carrying World Championship. Telah berlangsung sejak tahun 1992, para suami harus berlari menempuh jarak sejauh 253,5 meter penuh halangan dan rintangan, termasuk kolam air, lapangan berlumpur dan tiang-tiang kayu sambil menggendong sang isteri.

Lomba ini berasal dari legenda gerombolan perampok setempat yang suka menculik isteri orang. Agar bisa kabur dengan cepat, wanita-wanita korban penculikan diikat dan digendong di pundak sambil melarikan diri dari kejaran warga desa. Juara dari lomba ini mendapat hadiah sebuah HP dan bergalon-galon bir yang ditimbang sesuai berat badan isteri. Kini lomba semacam ini juga diselenggarakan di Australia, Inggris, Hong Kong, Amerika, dan Estonia.