5 Tempat Paling Ditakuti di Kebun Raya Bogor | 5berita.com
5-tempat-paling-ditakuti-di-kebun-raya-bogor_makan-istri-prabu-siliwangi

5 Tempat Paling Ditakuti di Kebun Raya Bogor

Kebun Raya Bogor merupakan tempat berlibur yang ramai di kala akhir pekan, namun ternyata tempat ini memiliki kisah berbeda saat matahari terbenam. Di Kebun Raya Bogor banyak tempat-tempat yang bisa dibilang angker. Hal ini karena di tempat-tempat tersebut sering terjadi penampakan makhluk halus. Meski demikian, tidak akan mengganggu jika pengunjung tidak melakukan hal-hal di luar batas, berikut adalah 5 Tempat Paling Ditakuti di Kebun Raya Bogor :

1. Komplek Makam istri Prabu Siliwangi
5-tempat-paling-ditakuti-di-kebun-raya-bogor_makan-istri-prabu-siliwangi
Kompleks pemakaman kecil seluas sekitar 200 meter persegi yang dilindungi pagar besi tak jauh dari Jembatan Merah Gantung di KRB, diyakini sebagai makam Ratu Galuh Mangku Alam (istri Prabu Siliwangi, Raja Pajajaran), makam Mbah Baul, Patih Kerajaan Pajajaran, serta makam Mbah Japra (pendiri Kampung Paledang).

Saat malam, komplek Makam Ratu Galuh selalu dihindari satpam Kebun Raya. Bukan karena jauh atau gelap, tetapi nuansa berbeda dirasakan ketika melangkahkan kaki menuju makam yang berada dekat dengan Jembatan Merah ini.

Pernah ada seorang peziarah yang datang tengah malam untuk berdoa di makam istri Prabu Siliwangi ini. Tapi niat itu harus diurungkan, karena ada dua hewan putih dengan loreng hitam menjaga jalan menuju makam. Katanya harimau putih punyanya Prabu Siliwangi.

Bukan hanya itu, pernah ada satpam dikejar kelelawar raksasa di area komplek makam tersebut. “Sayapnya kalau dilebarkan bisa sampai enam meter, selebar jalan lebih. Gedenya aja hampir sama kaya orang.

Kini sudah tidak ada lagi penampakkan dari Ratu Galuh di komplek makam. Pasalnya, Orang sekarang udah gak suci lagi niatnya kalau mau ke makam. Dulu katanya Ratu Galuh sering nampak menggunakan pakaian kebaya, layaknya seorang ratu.

2. Makam Belanda kuno
5-tempat-paling-ditakuti-di-kebun-raya-bogor_makam-belanda-kuno
Makam ini berada di belakang Istana Bogor. Tidak terlalu nampak jika kita tidak jeli. Karena pepohonan bambu mengelilingi seluruh komplek pemakaman Belanda. Makam ini sudah ada sejak 1817. Dan di sini terdapat beberapa kisah menarik.

Dulu pernah ada orang yang mencoba untuk melihat seberapa seram makam Belanda ini, tetapi dia harus lari saat mentari belum sempat menunjukkan cahayanya. “Katanya ada kucing lewat di depan dia, tetapi kok kucingnya berubah jadi besar dan menjelma menjadi harimau. Pohon bambu yang berada di seputaran makam katanya berubah menjadi sosok perempuan berambut panjang dengan pakaian putih, kuntilanak,”.

3. Danau Gunting Dibelakang Istana Bogor
5-tempat-paling-ditakuti-di-kebun-raya-bogor_danau-gunting
Danau Gunting berada tepat di belakang Istana Bogor. View dari ujung danau ini terlihat indah ketika memandang langsung Istana Bogor. Danau ini memiliki keindahan alami walaupun masih ada campur tangan manusia dalam pengelolaannya. Kekhasan danau ini berbentuk seperti gunting, jika dilihat dari foto udara.

Lokasi danau ini berada dekat pintu masuk utama Kebun Raya Bogor. Pengunjung hanya perlu lurus setelah masuk lalu melalui Tugu Lady Raffles kita akan melihat kolam dengan daratan di tengahnya. Itulah Danau Gunting.

Disamping kolam tersebut tinggal dua sosok makhluk besar tidak kasat mata. “Tubuhnya tinggi, hitam. Dia tinggal dekat di samping kolam. di pohon lengkeng.

Boim pernah memiliki pengalaman mengerikan ketika memancing di kolam tersebut. Saat memancing tiba-tiba dia melihat seekor ular seukuran lengan pria dewasa lewat di depannya. Dia hanya terdiam dan menahan napas. Bulu romanya mulai berdiri. Boim ketakutan. “Ular itu ngelingkerin saya, tapi pas saya lihat ke belakang ternyata ularnya sudah tidak ada,” ungkapnya.

4. Hantu Noni Belanda di pulau di Danau Gunting
5-tempat-paling-ditakuti-di-kebun-raya-bogor_hantu-noni-belanda
Pulau ini tidak terlalu besar. Tetapi sering dijadikan tempat tinggal burung bangau putih dan burung-burung lainnya. Namun siapa menduga pulau kecil itu sering nampak perempuan Belanda. Satpam pernah melihat perempuan tersebut berdiri di tengah pulau. “Perempuannya pakai baju kaya orang Belanda,” ujarnya.

Pernah suatu kali danau gunting ingin dibersihkan dan dikeruk. Namun niat ini terkendala, karena ekskavator yang digunakan rusak saat ingin mendalamkan kolam. “Lengan ekskavator-nya patah waktu kerja, akhirnya mereka ke dukun, soalnya itu gak wajar, namun usaha itu sia-sia, karena sang dukun tidak mampu melakukan pengusiran terhadap hantu noni Belanda yang berada di tengah kolam gunting. Akhirnya program pengerukan itu dihentikan.

5. Laboratorium kosong
5-tempat-paling-ditakuti-di-kebun-raya-bogor_laboratorium-kosong
Di perempatan pertama Jalan Kenari I, sebelum monumen Lady Olivia Marianne Raffles, kita belok ke kiri untuk berjalan di bawah pergola yang di musim hujan digelayuti bunga-bunga hijau tanaman kuku macan. Lurus ke depan, di sisi kiri jalan aspal terdapat Laboratorium Treub, khusus untuk penelitian Fisiologi dan Biokimia Tumbuhan. Di sebelahnya, berdiri rumah direktur Kebun Raya yang lama, yang sekarang sudah berubah fungsi jadi rumah-inap tamu kebun raya.

Lab ini sudah lama tidak digunakan, setidaknya dua tahun lebih bangunan ini sepi tanpa kegiatan. Tetapi sering terdengar suara-suara aneh dari dalam bangunan. Ada suara benda jatuh atau pintu yang terbuka lalu ditutup dengan sangat keras, padahal di dalam tidak ada orang, Sampai sekarang tidak ada yang berani masuk sana semenjak dikosongkan.