5 Tradisi Unik Di Dunia Untuk Mencari Jodoh | 5berita.com

5 Tradisi Unik Di Dunia Untuk Mencari Jodoh

Banyak tradisi dalam dunia percintaan dan Jodoh salah satunya yang terkanal adalah tradisi Valentine yang diperingati setiap tanggal 14 Februari. Banyak juga yang ingin mendapat pasangan layaknya Romeo dan Juliet, namun ada juga tradisi unik di dunia yang dipercaya dapat mendatangkan jodoh. Tradisi ini berasal dari beberapa negara di dunia. Ingin tau tradisi apa saja yang di lakukan? Berikut ini 5 Tradisi Unik Di Dunia Untuk Mencari Jodoh.

1. Memakan Apel Dari Ketiak (Austria)

apple_love__by_iheartcolours

Tradisi unik ini datang dari negara Austria. Dimana sebuah apel yang sudah dibelah, dijepit pada ketika wanita yang sedang menari. Ketika tariannya sudah selesai dan apel tersebut sudah basah karena keringat, barulah buah ini diberikan kepada pujaan hati si wanita. Apabila pria yang dimaksud mau memakan apel dengan rasa ketiak tersebut, maka dipastikan mereka berdua berjodoh dan akan segera naik ke pelaminan.

2. Menukar barang dengan jaket (China)

e0ea0_2

Di beberapa daerah di China yang masih kental dengan nuansa sederhana, masih ada tradisi mencari cinta. Tradisi ini dimulai dari beberapa gadis membentuk lingkaran mengitari api unggun. Kemudian datanglah beberapa laki-laki mengenakan jaket merah. Apabila salah satu gadis tersebut menyukai salah satu pria berjaket merah, maka gadis ini harus memberikan barang tertentu kepada pujaannya.

Sebagai gantinya, pria yang dituju harus memberikan jaket merahnya kepada sang gadis. Disini pula kata-kata cinta akan terucap dari kedua belah pihak. Mungkin kalau di Indonesia, tradisi semacam ini disebut dengan lamaran.

3. Tidur Bersama (Eropa)

tidur-telanjang

Jika datang ke beberapa negara di Eropa, tak perlu kaget ketika melihat dua sejoli sedang memadu kasih layaknya suami istri. Karena perbedaan kebudayaan, disana hal semacam itu wajar terjadi. Berbanding terbalik dengan di Indonesia yang masih memegang teguh adat ketimuran.

Namun siapa sangka, meski dianggap sebagai benua yang cukup maju, ternyata masih ada beberapa negara yang mempercayai tradisi mendapatkan jodoh. Tradisi ini mengharuskan dua sejoli tidur bersama dalam satu ranjang namun dipisahkan oleh sebuah papan. Eiitss, tunggu dulu, aksi ini juga di awasi oleh orang tua dari pihak perempuan. Meski diperkenankan untuk menyentuh maupun berpegangan, tetapi tradisi ini melarang keduanya untuk berhubungan intim.

4. Pondok Cinta (Kamboja)

Gubuk bercinta gadis kamboja

Di negara Kamboja, apabila ada perempuan yang memasuki usia remaja, maka orang tuanya akan membangun sebuah rumah mini yang dinamakan rumah cinta. Gadis tersebut akan tinggal disini dan harus melayani nafsu birahi dari setiap laki-laki yang datang mengunjunginya.

Jika sang gadis tertarik dengan salah satu pria yang menyetubuhinya, maka mereka berdua akan dijodohkan. Sebaliknya, jika si gadis tak kunjung menyukai pria yang datang ke rumah cintanya, maka ia akan terus berhubungan badan dengan siapa saja. Bahkan ia bisa melakukan hal tersebut 3 kali sehari.

5. Omed-Omedan / Ciuman Massal Di Bali (Indonesia-Bali)

about-bali_omed-omedan-omedomedan_kissing_mass_in_bali

Tradisi ini datang dari Bali dimana sekelompok pria dan wanita akan melakukan ciuman masal. Pertama peserta melakukan ritual sembahyang, kemudian perwakilan dari salah satu kelompok pria dan wanita akan disuruh untuk berciuman di depan umum.

Ciuman tersebut baru selesai setelah keduanya diguyur air. Selanjutnya kelompok dibagi lagi jadi dua, yakni pria dan wanita. Setiap kelompok harus diwakili satu orang untuk berciuman dengan wakil kelompok lainnya dan begitulah seterusnya.

Memang ada-ada saja tradisi untuk segera mendapatkan jodoh. Padahal kunci sebenarnya untuk cepat ditemukan dengan pasangan adalah berdoa dan berikhtiar. Namun semuanya kembali pada diri kita masing-masing, lebih memilih mempercayai yang mana.сайт никаслобановский александр фотолобановский политикработа в crm