5 Bajak Laut Wanita Terkenal Paling Ditakuti | 5berita.com
5Berita.Com
Kamis, 08 Desember 2016
Kumpulan Berita Seru
bajak-laut-terkenal

5 Bajak Laut Wanita Terkenal Paling Ditakuti

5berita.com, kali ini membahas tentang 5 bajak laut wanita terkenal paling ditakuti. Tahukah kamu bila dimasa lalu,  Bajak laut (perompak) menjadi momok kata paling berbahaya dan ditakuti dalam dunia pelayaran. Meneror, melakukan kekerasan dan tanpa pandang bulu membunuh dan menghabisi siapa saya yang berani untuk melawannya.
Fenomena perompakan/pembajakan laut tercatat dalam sejarah telah banyak menguasai wilayah perairan lautan diantaranya perairan laut Asia, benua Eropa dan benua Amerika. Ketiga wilayah perairan ini selalu menjadi sasaran empuk para bajak laut sang penguasa lautan untuk merampas dan memboikot apa saja harta yang dibawa oleh para nahkoda/pemilik kapal yang melintas di wilayah mereka.
Tahukah kamu asal usul terlahirnya Bajak laut ? Notabenenya sejarah mencatat eksistensi bajak laut dikenal mulai abad ke 17 yang berasal dari Romawi dan Yunani Kuno. Kelompok bajak laut ini diciptakan dari orang-orang yang hidupnya merasa ditindas, kekurangan makanan dan mendapat ketimpangan sosial dari negaranya. Mereka  kabur dari negaranya, bersatu dan memiliki visi dan misi yang sama yakni kebebasan tanpa dibawah aturan penguasa.
Meski rata-rata profesi bajak laut didominasi oleh kaum pria, tapi ada beberapa kelompok bajak laut yang terdapat seorang pemimpinnya berasal dari kaum hawa. Seperti berikut ini, 5 pemimpin bajak laut wanita terkenal paling ditakuti dan berbahaya di dunia.
1. Kelompok Bajak Laut Wanita, Mary Read dan Anne Bony
Meski memiliki paras wajah cantik Mary Read semasa mudanya dikenal sebagai gadis tomboy. Ia sering memakai pakaian dan bertingkah laku layaknya seorang pria. Semua ia lakukan karena dipaksa oleh ibunya. Seakan menjadi kebiasaan sebagai pria hingga ia merubah namanya menjadi Mark Read dan melamar kerja di kapal pengangkutan barang.
Namun saat diperjalanan, kapal barang Mary diserang oleh kelompok bajak laut asal Inggris. Semua awak kapal menyerah tak melakukan perlawanan, hanya Mary Read seorang diri yang berani melawan para kelompok itu.

9 Bajak Laut Wanita Terkenal Paling Ditakuti
Anne Bony, sang pemimpin bajak laut salut akan keberanian Mary Read hingga ia pun merekrut dirinya. Bersama dengan Mary Read, nama kelompok bajak laut Anne semakin terkenal dan menjadi daftar buronan paling diincar oleh pemerintah Inggris pada abad ke 17. Siapapun orang yang bisa menangkap kelompok tersebut hidup atau mati akan mendapatkan imbalan tinggi.
Para pemburu bajak laut yang yang terdiri dari nelayan dan armada militer bersatu dan akhirnya berhasil menyergap dan mengalahkan kelompok bajak laut Anne Bony. Sebagian awak kapal tewas beserta sang pemimipin Anne Bony  dalam pertempuran tersebut. Dan sisanya yang hidup dijatuhi hukuman penjara oleh pengadilan.
Beruntung, Mary Read yang saat itu tengah hamil dibebaskan dari jeratan hukum. Namun setahun setelah petualangannya berakhir. Mary Read dikabarkan meninggal akibat sakit demam.
2. Kisah Rachel Wall, Wanita Sang Pemimpin Bajak Laut AS  
Rachel Wall adalah nama barunya setelah ia terkenal menjadi seorang pemimpin bajak lautwanita. Terlahir dengan nama Rachel Schmidt dengan masa kecil yang percaya dengan mitos-mito dan dongeng takhayul. Dirinya menjadi bajak laut wanita satu-satunya yang berasal dari Amerika Serikat setelah kabur dari rumah dan meninggalkan suaminya George Wall di Kota Pennsylvania.
Background Rachel memang dikenal sebagai penjahat ketika ia hidup dulu bersama mantan suaminya, sering melakukan tindakan kriminal di kota tersebut. Dan setelah ia berada di pelarian ia bertemu dengan beberapa kelompok nelayan serta angkatan laut dan ia mengajak mereka bekerja sama untuk momonopoli hasil perdagangan dengan menguasai wilayah pantai New England.

Cara yang dilakukan Rachel bersama kelompoknya terbilang sangat cerdas, dengan memanfaatkan cuaca badai mereka menyamarkan kapalnya dan mendekati kapal-kapal besar. Kemudian mereka berakting seolah-olah sedang membutuhkan pertolongan akibat terkena hantaman badai. Setelah satu persatu awak kapal Rachel berhasil dibawa naik ke kapal besar.
Mereka baru memperlihatkan ‘sosok aslinya’ menyandera kapten kapal, merampas barang-barang yang terdapat di kapal tersebut. Dan tanpa segan-segan mereka akan membunuh bagi siapa saya yang berani melawan. Sepanjang tahun 1781 sampai 1788 menjadi eksistensi kengerian Rachell bersama kelompok bajak lautnya.
Semua kapal-kapal barang yang melintas berharap tidak pernah bertemu dengan kelompok bajak laut ini. Namun kisah petualangan kejahatan Rachell berakhir di tahun 1789 setelah kelompok mereka kalah perang oleh armada angkatan laut. Para anak buahnya banyak yang mati dan Rachel dengan beserta anak buahnya yang masih hidup pun dijatuhi hukuman mati oleh pengadilan.
3. Grace O’Malley dari Irlandia

Di jaman Grace O’Malley abad 15 sampai 16 di negara Irlandia, wanita dibatasi kebebasan haknya untuk memperoleh pendidikan, tidak boleh bekerja dan hanya mengurus rumah tangga saja. Seakan menentang diskriminasi gender, menjadikan Grace semasa mudanya bertingkah seperti laki-laki, berpakaian dan rambut pendek seperti pria.
Ia pernah berkelahi dengan seorang preman gara-gara mengganggunya, pria tersebut dipukulinya sampai mati. Semenjak itu Nama Grace semakin disegani dan kebanyakan teman-temannya adalah pria. Sekian lama malang melintang di dunia hitam, Grace akhirnya menjadi seorang bajak laut yang memimpin 20 armada kapal perahu.
Kelompok bajak laut pimpinannya menguasai perairan sebelah barat Irlandia dan kerap membajak kapal yang melewati daerah tersebut terutama yang berasal dari Negara Inggris dan Spanyol. Keberanian dan tekad yang dimilikinya sungguh luar biasa. Bahkan ada cerita yang mengatakan bahwa dia tetap memimpin armada bajak lautnya, sehari setelah ia baru melahirkan.
Sempat ditangkap oleh kerajaan Inggris, namun dia beruntung karena dilepaskan kembali. Tetapi pembebasannya dicabut pada awal tahun1590-an sehingga dia kembali mencari incaran dari angkatan laut. Dan Grace O’Malley tetap membajak bersama anaknya hingga dia meninggal di tahun 1603 akibat mati suntuk dan tua.
4. Cheng I Sao (Ching Shih)

Cheng I Sao atau yang dikenal juga namanya sebagai Ching Shih adalah salah satu “bajak laut paling ditakuti” dan paling berbahaya di dunia. Sebelum menjadi bajak laut, dulunya dia seorang pelacur hingga kemudian dinikahi oleh seorang pria bernama Cheng I. Pasangan suami istri ini kemudian menjadi salah satu kelompok bajak laut paling menakutkan yang pernah ada. Kelompok ini memiliki ratusan kapal dan lebih dari 50 ribu anak buah di sepanjang wilayah selatan China.
Dan pada tahun 1907 setelah kematian suaminya, Cheng I Sao membangun kembali kekuatan kelompoknya dengan bekerja sama dengan seorang pria yang merupakan bawahan sekaligus kekasih gelapnya. Setelah itu dia mencoba mengelilingi dan menguasai wilayah Asia Tenggara dan membuat suatu undang-undang khusus untuk kelompoknya. Karena besarnya kekuatan kelompok bajak lautnya membuat pemerintah China, Inggris dan Portugal menjadikannya sebagai buruan utama.
Tidak ingin melawan semua negara tersebut, Cheng I sao menawarkan perjanjian untuk menyerah selama dia tetap diperbolehkan untuk menyimpan hartanya. Diketahui dalam sejarah, riwayat kisah Cheng I Sao meninggal pada tahun 1844 tepat diusianya yang ke 69 ketika ia memutuskan pensiun sebagai pemimpin bajak laut.
5. Jeanne de Clisson

Jeanne de Clisson adalah istri dari mendiang Oliver III yang beralih profesi sebagai bajak laut setelah almarhum suaminya dieksekusi mati oleh Raja Perancis Philips VI. Ia dendam kepada sang raja karena telah mengkhianati dan melimpahkan kesalahan kepada suaminya. Setelah menjual rumah dan harta miliknya, Jeanne akhirnya memutuskan untuk berpetualang di wilayah perairan laut Inggris.
Disana ia membeli 3 kapal besar dan merekrut para nelayan yang tidak memiliki pekerjaan. Berawal dari sinilah jejak petualangan bajak laut pimpinan Jeanne dimulai dan namanya dikenal sebagai Lioness Brittany. Setiap armada kapal Perancis milik sang Raja Perancis yang lewat di wilayahnya dirampas dan semua awak kapalnya dibunuhi.
Perjalanan Jeanne dengan kelompok bajak lautnya terbilang mulus dan selalu gagal tertangkap oleh militer kerajaan Perancis. Namun setelah ia menikah dengan Sir Walter Bantley, seorang Letnan angkatan Laut Inggris pada tahun 1356. Ia bertobat dan memutuskan karirnya sebagai bajak laut.
Baca Juga:

Incoming search terms:

  • kumpulan foto ngentot abg 17 tahun amerika