5 Bangunan Ajaib yang Selamat dari Malapetaka Dahsyat | 5berita.com
5Berita.Com
Kamis, 08 Desember 2016
Kumpulan Berita Seru
Masjid-Rahmatullah,-Aceh-Diterpa-Tsunami

5 Bangunan Ajaib yang Selamat dari Malapetaka Dahsyat

5berita.com, Dahsyatnya bencana alam dan hantaman perang dunia yang terjadi, hanya menyisakan puing-puing reruntuhan. Namun tak semua hancur luluh lantak,  ada yang tersisa bangunan ajaib yang selamat dari bencana dan “malapetaka dahsyat” ini. Meski hanya sebuah bangunan yang tak dapat berbicara akan tetapi saat menatapnya seolah ada keagungan.

Ada campur tangan dan kebesaran yang maha kuasa seakan disisakan untuk kita sebagai tanda pengingat bahwa disekitar bangunan-bangunan ini berdiri ada tragedi kemanusiaan yang menyayat hati, tempat dimana ribuan manusia meratap tangis, tempat dimana jutaan jenazah manusia tewas bergeletak. Sahabat kejadiananeh.com Inilah 5 Bangunan Ajaib yang Selamat dari Bencana Dan Malapetaka Dahsyat

1. Salib Yesus dan Patung Bunda Maria yang Selamat dari Kebakaran Gereja

Bangunan Ajaib yang Selamat dari Malapetaka Dahsyat

Peristiwa kebakaran ini terjadi pada bulan november 2014 lalu, salib Yesus yang terbuat dari kayu Patung Yesus dan Patung Bunda Maria selamat dalam sebuah kebakaran hebat yang melanda sebuah Gereja Katolik bersejarah yang berusia 108 tahun. Holy Cross Catholic Church di San Jose di California,  nama dan tempat gereja ini berada.

Lebih dari 100 pemadam kebakaran turun tangan untuk segera  memadamkan api, namun api begitu hebat melalap habis gereja dan gedung-gedung yang berada disekitarnya. Keanehan terjadi setelah api akhirnya berhasil diredakan, para Petugas dan jemaat terkesima menyaksikan salib kayu yang lolos dari api begitupun akan patung Yesus dan Patung Bunda Maria. Sejumlah orang yakin, itu adalah pertanda mukjizat dan sebagai pengingat bahwa gereja harus dibangun kembali.
2.  Keajaiban Masjid Rahmatullah, Aceh Di Indonesia

Pada 26 Desember 2004, gempa 9,1 skala Richter mengguncang Samudera Hindia, di lepas pantai Sumatera Utara, Indonesia. Lindu memicu tsunami dahsyat yang menyapu area pantai di sejumlah negara, lebih dari 230 ribu orang tewas, jutaan lainnya kehilangan tempat bernaung. Salah satu kota paling terdampak adalah Lhoknga, dekat Banda Aceh. Kota nyaris rata dengan tanah, namun keajaiban terjadi, sebuah bangunan masjid berdiri tegah di tengah kehancuran. Sejumlah orang yakin, kuasa Illahi menyelamatkan Masjid Rahmatullah tersebut.

Keajaiban itu juga tertangkap satelit Badan Antariksa Amerika Serikat (NASA). Foto Lhoknga dari angkasa luar menunjukkan fitur melingkar berwarna putih. Itu adalah sebuah masjid yang selamat dan berdiri kokoh di tengah segala kehancuran.

3. Pohon Pinus Ajaib tak roboh meski diterjang gempa bumi dan tsunami

Saat gempa bumi dan tsunami dahsyat menerjang Jepang pada 11 Maret 2011, seluruh isi hutan di Prefektur Iwate tersapu bah. Dari 70 ribu pepohonan yang ada di sana, hanya satu yang tersisa: sebuah pohon pinus setinggi 80 meter. ‘Miracle Pine’. Pohon itu bertahan hidup 18 bulan setelah bencana, sebelum akhirnya takluk pada kondisi alam yang tak lagi bersahabat, akibat tanah yang terlalu asin karena menyerap air laut yang dibawa tsunami.

Selama masa hidupnya yang mencapai 173 tahun, pohon itu selamat dari 3 tsunami besar, 1896, 1933, dan 2011. Setelah pinus itu mati, ia ditebang dan diawetkan. Pohon itu ‘dihidupkan’ lagi sebagai monumen, 2 tahun setelah bencana. Batangnya diperkuat dengan batubara, sementara cabang bagian atas dan dedaunannya diganti replika dari plastik.

“Bagi mereka yang menderita dan kehilangan akibat bencana, pinus ajaib itu memberikan kekuatan dan harapan untuk meneruskan hidup,” kata Walikota Rikuzentakata, Futoshi Toba.

 4. Gerbang Kuil Sanno Sebagai Saksi Pengeboman Kota Nagasaki

Kuil Sanno berada di lokasi 800 meter tenggara pusat ledakan bom atom yang meluluhlantakkan Kota Nagasaki, Jepang. Tempat ibadah itu terkenal dengan torii, pintu gerbang kuil atau bangunan di kuil Shinto yang merupakan pembatas antara kawasan tempat tinggal manusia dengan kawasan suci yang tinggal sebelah.

Torri-nya yang hanya tinggal sebelah adalah akibat dari ledakan bom atom pada 9 Agustus 1945. Salah satu kaki gerbang runtuh, namun yang satunya masih tegak berdiri meski terpuntir 30 derajat dari fondasinya.

“Satu kaki gerbang itu terenggut oleh percobaan perang nuklir pertama  dalam sejarah manusia. Diam-diam ia menunjuk pada kegelisahan manusia dan kegelisahan yang dirasakan planet rapuh ini atas ancaman bencana nuklir,”.

Dua pohon yang masih berdiri di Kuil Sanno juga menjadi saksi hidup kehancuran dan kebangkitan Nagasaki. Dua pohon kamper (Cinnamomum camphora) hangus, terbakar, seluruh daunnya rontok akibat gelombang kejut bom. Meski demikian, tumbuhan itu selamat. Salah satu pohon dijadikan monumen hidup pada 15 Februari 1969. Ajaibnya, bagian mati dari pokok itu ditutupi oleh akar baru yang tumbuh kemudian.

5. Gerbang Brandenburg

Gerbang Brandenburg adalah tenggara atau landmark Jerman. Tenar di masa Perang Dingin sebagai simbol menyedihkan, ada di antara Jerman Barat dan Jerman Timur dan menjadi bagian dari Tembok Berlin. Berlokasi di Pariser Platz, gerbang itu adalah satu-satunya bangunan yang masih tegak pasca-bombardir Sekutu pada 1945, meski dalam kondisi rusak parah, bopeng dan bolong akibat berondongan peluru dan ledakan di dekatnya.

Ketika Revolusi 1989 terjadi dan Tembok Berlin runtuh, Gerbang Brandenburg menggambarkan kebebasan dan keinginan menyatukan Kota Berlin. Tanggal 22 Desember 1989, Gerbang Brandenburg dibuka kembali. Kanselir Jerman Barat saat itu Helmut Kohl, berjalan melaluinya dan disambut oleh Hans Modrow, Perdana Menteri Jerman Timur.

Dua tahun sebelumnya, pada  12 Juni 1987, Presiden AS Ronald Reagan berbicara kepada warga Berlin Barat di Gerbang Brandenburg, menuntut pembukaan Tembok Berlin. Kata-katanya ditujukan pada pemimpin Uni Soviet, Mikhail Gorbachev.

“Sekretaris Jenderal Gorbachev, bila Anda mencari perdamaian, bila Anda mencari kemakmuran Uni Soviet dan Eropa Timur, bila Anda mencari kebebasan: Datanglah ke gerbang ini! Tuan Gorbachev, bukalah gerbang ini! Tn. Gorbachev, runtuhkan tembok ini!” Setelah reunifikasi yang menyatukan Jerman, gerbang tersebut direnovasi besar-besaran pada tahun 2000.

Baca Juga:

Incoming search terms:

  • indo bokep 29 november 2016