5 Cara Eksekusi Paling Tidak Kejam Sepanjang Sejarah | 5berita.com
5Berita.Com
Kamis, 19 Januari 2017
Kumpulan Berita Seru
Dikuliti hidup-hidup

5 Cara Eksekusi Paling Tidak Kejam Sepanjang Sejarah

Hukuman mati yang sekarang mulai dilarang di seluruh dunia—namun ada yang tetap melaksanakan dengan memperhatikan beberapa hal—ternyata telah dilaksanakan dari zaman dahulu kala. Bahkan dari masa peradaban kuno di beberapa belahan dunia. Namun, hukuman mati tersebut sangat mengerikan. Untuk mengetahui lebih jelasnya, langsung saja simak ulasannya berikut ini:

1.GARROTE 

hukuman-garote

Pada zaman dahulu, orang-orang sering sekali melakukan sebuah hukuman mati yang disebut garrote. Garrote adalah sebuah alat yang digunakan untuk mencekik leher seseorang hingga mati atau juga bisa digunakan untuk mematahkan leher seseorang. Garrote biasanya berbentuk kursi. Nantinya tahanan yang akan dieksekusi akan didudukkan dalam sebuah kursi lantas algojo akan berdiri dibelakangnya seraya mengencangkan besi yang ada pada kursi tersebut. Nantinya, besi tersebut akan menekan leher tahanan. Alat ini digunakan di Spanyol hingga tahun 1977. Sebelum akhirnya dilarang untuk digunakan lagi pada tahun 1978. Selain Spanyol, negara terakhir yang melarang penggunaan garrote adalah Andora. Negara ini melarang penggunakaan garrote pada tahun 1990.

 

2.Roda Penghancur

roda-penghancur

 

Hukuman ini benar-benar menyakitkan dalam segala hal. Roda Penghancur adalah perangkat penyiksaan dan hukuman mati yang digunakan pada abad pertengahan dan  awal zaman. Roda adalah bentuk pelaksanaan dulu diterapkan utamanya di Yunani kuno (yang merupakan asal dari hukuman ini), Perancis, Jerman, Swedia, dan Rusia.
Roda itu sendiri biasanya sebuah roda gerobak kayu besar, dengan banyak Jari-jari, tapi roda tidak selalu digunakan. Dalam beberapa kasus yang dikutuk itu diikatkan ke roda dan dipukuli dengan sebuah gada besi sampai tubuh tereksekusi hancur dan menerobos jari-jari dari roda tersebut.
3. Memisahkan bagian tubuh (dengan menariknya dengan kendaraan ke dua arah berlawanan)
cara-hukuman-mati-terkejam-di-dunia-01
Bayangkan betapa kejam metode hukuman  ini. Setelah sang kuda lari, tidak terbayangkan apa yang terjadi selanjutnya. Hukuman ini dilakukan dengan cara mengikat tubuh tereksekusi dengan rantai ke bebrapa arah berlawanan yang masing-masing ujung rantainya tersambung dengan kendaraan (misal kereta kuda) lalu kedua kendaraan tersebut bergerak berlawanan arah sehingga tubuh tereksekusi terkoyak dengan paksa
4. Menguliti
Dikuliti hidup-hidup
Metode ini dapat dianggap sebagai metode hukuman yang paling menyakitkan. Menguliti  adalah mengelupaskan kulit dari tubuh. Umumnya, dilakukan usaha untuk mempertahankan keutuhan bagian kulit yang dikelupaskan. Contohpenerapan hukuman ini;
    * Yahu-Bidhi, penguasa Hamat, dikuliti hidup-hidup oleh orang-orang Asyur di bawah di era  Sargon II.
    * Menurut Herodotus, Sisamnes, hakim yang korup di era Cambyses II dari Persia dikuliti hidup sebagai hukuman karena telah  menerima suap.
    * Cerita lama mengatakan bahwa St Bartholomew dikuliti sebelum disalibkan.
5.Dikubur hidup-hidup

dikubur hidup

Menguburkan orang hidup-hidup? Itu sangat kejam. Di Roma kuno seorang Vestal Virgin dihukum karena melanggar sumpahnya dengan cara  “dikubur hidup-hidup” dan  disegel di dalam sebuah gua dengan sejumlah kecil roti dan air, sehingga seolah-olah jika dewi Vesta dapat menyelamatkan dirinya maka  dia benar-benar tidak bersalah. Menurut tradisi Kristen, sejumlah orang-orang kudus menjadi martir dengan cara ini, termasuk Santo Castulus dan Santo Vitalis Milan.

Baca Juga :

5 FOTO BUGIL ARTIS INDONESIA YANG BEREDAR DI INTERNET

5 WARIA TERCANTIK DI DUNIA, YG MEMBUAT PRIA MELONGO JIKA MELIHATNYA

5 HOTEL DI PRANCIS KEREN DAN UNIK

Incoming search terms:

  • cara coli menggunakan sabun
  • jagal kebo