5 Fakta Kelam Coca Cola | 5berita.com
5Berita.Com
Kamis, 08 Desember 2016
Kumpulan Berita Seru
5-fakta-kelam-coca-cola_kolombia

5 Fakta Kelam Coca Cola

Siapa yang tidak tahu minuman Coca-Cola? Minuman bersoda ini pasti sudah tidak asing lagi dalam hidup kita, bahkan di kebanyakan restoran cepat saji minuman asal amerika ini dijadikan minuman utama. Coca-Cola memang memiliki banyak penggemar, karena rasanya yang bikin segar dengan sensasi sodanya yang nagih dan tidak akan bisa ditolak, apalagi jika dinikmati dalam kondisi dingin dan cuaca sedang panas. Sensasinya akan terasa luar biasa.

Berbagai alasan-alasan sejenis pada akhirnya membuat Coca Cola menjadi minuman favorit di berbagai negara, termasuk di Indonesia sehingga menjadikannya salah satu perusahaan terkaya di dunia. Tapi di tengah kesuksesannya, banyak rumor yang beredar mengenai pengaruh buruk Coca Cola terhadap kesehatan selain bisa menghilangkan karat, membersihkan toilet serta meledak jika dicampurkan dengan permen Mentos.

Nah, selain rumor buruk tersebut, berikut ini ada pula beberapa rahasia kelam Coca Cola yang mungkin tidak kamu ketahui, seperti dikutip dari Live Free Live Natural.

1. Kokain
5-fakta-kelam-coca-cola_kokain
Kokain atau Cocaine adalah darimana asal kata Coca berasal. Sejarah Coca Cola dimulai dari ide John Stitch Pamberton, seorang tukang obat yang menciptakan minuman beralkohol yang ia beri nama Pamberton French Wine Coca. Minuman Pamberton ini dikenal sangat memabukkan karena salah satu bahannya adalah campuran kokain dan alkohol yang bernama cocaethylene.

Campuran ini diketahui bisa membuat orang berhalusinasi dan merasakan euforia sesaat. Bahkan, saking memabukkannya, minuman ini memiliki julukan yang cukup vulgar sehingga kemudian dilarang di kota asalnya, Atlanta melalui UU 1885 tentang minuman keras. Supaya boikotnya dicabut, Pamberton kemudian mengganti salah satu bahannya, wine, dengan sirup dan merilis Coca Cola pertama kali pada tahun 1886 yang berfungsi sebagai pereda sakit kepala. Tapi karena masih memabukkan, Pamberton kemudian secara perlahan-lahan mengurangi kadar kokainnya hingga tidak sama sekali.

2. Merchandise no 5
5-fakta-kelam-coca-cola_ekstrak-koka
Coca Cola dengan nol kokain dimulai pada tahun 1929. Tapi belum diketahui apakah Coca Cola yang kita minum sekarang masih mengandung ekstrak daun koka atau tidak. Tapi untuk diketahui, zat alkaloid ecgonine yang bisa disintesis menjadi kokain telah dihilangkan sama sekali. Ekstraksi ini sebenarnya dilarang oleh sebuah perusahaan bernama Stephan sebab mereka satu-satunya pemegang izin impor, ekstraksi, serta memproses daun Koka. Pada tahun 2003, mereka mengimpor 175.000 kilogram daun koka senilai USD 200 miliar yang kemudian membuatnya disebut dengan Merchandise no 5.

3. Kolombia
5-fakta-kelam-coca-cola_kolombia
Pada tahun 2001, Coca Cola dituntut oleh sebuah serikat buruh Kolombia karena Coca Cola dan partnernya menggunakan tentara bayaran untuk menculik, menyiksa dan membunuh beberapa anggota serikat buruh itu. Namun walaupun begitu, tuntutan tersebut dimenangkan oleh Coca Cola karena dinilai mengada-ada. Coca Cola juga merupakan pemilik saham terbesar di perusahaan Kolombia tersebut.

4. Fanta
5-fakta-kelam-coca-cola_fanta
Coca Cola pada tahun 1939 di Jerman membuat rekor penjualan tersukses dari seluruh negara. Namun karena Perang Dunia II, Jerman mengalami embargo sehingga pabrik Coca Cola terkena imbasnya. Karena segala kesulitan tersebut, Coca Cola di Jerman akhirnya membuat produk baru berdasarkan bahan-bahan yang tersedia pada masa itu, yaitu Whey dan ampas jus apel.

Minuman ini kemudian diberi nama Fanta yang berarti ‘Fantasi’ dalam bahasa Jerman yang ternyata meledak sehingga membuatnya disukai oleh seluruh orang Jerman sehingga menjadikan Fanta sebagai resep minuman terbaik.

5. Ketagihan
5-fakta-kelam-coca-cola_ketagihan
Pada tahun 2010, seorang wanita di New Zealand berumur 31 tahun bernama Natasa Harris meninggal diduga akibat ketagihan Coca Cola. Pada hasil autopsi, diketahui Natasa meninggal karena kandungan gula dan kafein yang sangat tinggi di dalam tubuhnya akibat kebiasaan minum kafein setiap hari. Namun hal ini disangkal perusahaan Coca Cola dan mengklaim produk minuman mereka aman untuk dikonsumsi.

Wah, seram juga ya? Inget, segala sesuatu yang berlebihan itu juga nggak bagus lho.

Kalau kamu penggemar berat Coca Cola nggak?