5 Fakta Mengejutkan Tentang Melamun | 5berita.com
5Berita.Com
Selasa, 17 Januari 2017
Kumpulan Berita Seru
5-fakta-mengejutkan-tentang-melamun

5 Fakta Mengejutkan Tentang Melamun

Melamun adalah kondisi dimana pikiran seseorang terputus dari lingkungan sekitarnya dan tergantikan oleh khayalan. Khayalan tersebutpun tak melulu tentang hal – hal yang indah, kadang disaat kondisi sedang depresi khayalan bisa berubah menjadi hal – hal yang buruk.

Sebenarnya ada banyak tipe melamun, namun para psikolog belum dapat didefinisikan, Para psikolog juga menghimbau agar seseorang tidak terlalu sering melamun, karena dapat mengganggu kehidupan sosial seseorang dan membuat seseorang rentan depresi karena realita memang tak seindah khayalan.

Baru-baru ini sebuah penelitian yang dilakukan oleh beberapa ilmuan Amerika menemukan 5 Fakta Mengejutkan Tentang Melamun. Berikut kelima fakta tersebut.

1. Melamun Membuat Kita Lebih Kreatif
Ketika kita sedang melamun, terjadi berbagai macam ‘dialog’ antara bagian otak yang satu dengan bagian otak yang lainnya. Bagian-bagian otak tersebut memuat berbagai macam informasi yang tidak disadari dan diluar jangkauan otak itu sendiri. Sehingga ketika kita melamun, kita akan menemukan sesuatu yang baru –yang lebih kreatif-  yang diluar jangkauan kemampuan otak -ketika tidak sedang melamun.

2. Lamunan Akan Semakin Berkurang Seiring Bertambahnya Usia
Masih ingat kah kita ketika kecil dulu. Pada masa kanak-kanak banyak sekali lamunan  yang kita lakukan. Namun seiring dengan bertambahnya usia, lamunan tersebut akan semakin berkurang. Hal ini biasanya disebabkan oleh rutinitas kita sehari-hari, seperti bekerja dan lain sebagainya.

3. Melamun Membuat Kita Lupa Apa Yang Sebelumnya Kita Lakukan
Menurut sebuah penelitian, ketika kita sedang malamun, misalnya melamunkan tentang masa lalu, maka kita akan cenderung lupa apa yang kita lakukan sebelum melamun tersebut dimulai.

4. Ketika Melamun Bagian Lain Dari Otak Tidak Bekerja
Otak kita memiliki dua bagian sistem utama, yaitu bagian analitik dan bagian empatik. Bagian otak analitik berhubungan dengan logika, kemampuan menulis, membaca, dan sebagai pusat matematika. Sedangkan bagian otak empatik berperan dalam hal sosialisasi, komunikasi, interaksi, dan pengendalian emosi. Ketika kita sedang melamun, maka kedua bagian otak –analitik dan empatik- tersebut tidak bekerja.

5. Struktur Otak Mempengaruhi Bagaimana Kita Melamun
Seorang peneliti mengatakan bahwa otak kita mengalami fluktuasi dengan cara tertentu, dan hal tersebut menentukan bagaimana kita melamun.

Incoming search terms:

  • fakta tentang melamun