5 Fakta Tentang Pluto | 5berita.com
5Berita.Com
Selasa, 17 Januari 2017
Kumpulan Berita Seru
5-fakta-tentang-pluto_warna-pluto

5 Fakta Tentang Pluto

Sampai tahun 2006, Pluto masih menyandang status planet ke-sembilan dalam tata surya. Akan tetapi, International Astronomical Union (IAU), kelompok yang memberi nama untuk planet-planet memberikan bukti lain bahwa Pluto bukanlah planet. Sebab, diketahui, Pluto tak memiliki beberapa syarat seperti berada di orbit sekitar matahari, memiliki massa yang cukup dan lain sebagainya.

Walaupun bukan lagi menjadi planet ke-sembilan karena letaknya yang paling ujung, Pluto oleh IAU ditetapkan sebagai Planet Katai(planet kerdil)  pada 24 Agustus 2006 karena mempunyai beberapa persamaan dengan planet lainnya.

Tak puas sampai di situ, pesawat nirawak New Horizons buataan NASA dikirimkan khusus untuk menjelajah dan mencari bukti soal status Pluto. Dan sejak Januari 2015, misi New Horizons sudah melakukan penjelajahannya.

New Horizons adalah sebuah keajaiban, dirancang untuk menjelajah ke luar angkasa selama bertahun-tahun, bersama kamera sensitif dan instrumen ilmiahnya yang sempat berhibernasi untuk proteksi. New Horizons mulai memotret banyak foto planet dingin itu dari kejauhan pada bulan April. Seiring pesawat ini mendekati Pluto, gambar yang diambil diharapkan bisa seratus kali lebih rinci.

Baru setengah tahun menjalankan misinya, New Horizons sudah menemukan beberapa fakta yang cukup mengejutkan. Sebab, fakta ini mematahkan beberapa hal yang sudah diyakini sebelumnya oleh sejumlah kalangan. Berikut adalah 5 Fakta Tentang Pluto :

1.Penemu Pluto
5-fakta-tentang-pluto_penemu-pluto
Awalnya Pluto diberi nama Planet X oleh Percival Lowell. Lowell adalah pendiri Lowell Observatory di Flagstaff, Arizona. Kala itu, ia yakin bahwa memang ada sebuah planet yang lebih jauh dari Neptunus. Sayang, ia meninggal dunia pada 1916 tanpa melanjutkan misi penemuan Planet X. Kemudian Astronom muda, Clyde Tombaugh dari Kansas, direkrut oleh observatorium Lowell untuk melanjutkan penemuan Planet X dan berhasil menemukannya pada 18 Februari 1930.

5-fakta-tentang-pluto_nama-pluto
Lalu Seorang gadis cilik berusia 11 tahun, Venetia Burney asal Oxford, Inggris. Ia yang menyarankan nama Planet X berganti jadi Pluto. Venetia sudah meninggal pada 2009 lalu di usia 91 tahun.

2. Bulan di Pluto
5-fakta-tentang-pluto_bulan-di-pluto
Bulan Pluto berjumlah lima. Mereka adalah Charon, Nix, Hydra, Kerberos, dan Styx. Diketahui Charon dikenal sebagai bulan terbesar di antara empat lainnya karena ukurannya tak beda jauh dengan Pluto sendiri.

3. Warna Pluto Keliru
5-fakta-tentang-pluto_warna-pluto

Pluto sebagai objek antariksa paling jauh dan terkecil di dalam sistem tata surya selama ini digambarkan berwarna kelabu atau biru. Namun foto yang dikirim dari pesawat penjelajah New Horizons membuktikan gambaran selama ini salah. Pluto berwarna merah berpasir.

Tim ilmuwan untuk misi New Horizons menerima kiriman foto pada Rabu (8/7) pagi yang ditangkap oleh instrumen Long Range Reconnaissance Imager (LORRI). Gambar yang dihasilkan New Horizons adalah ketika ia sedang terbang di jarak delapan juta kilometer dari Pluto.

Hal paling menonjol adalah corak gelap yang memanjang di khatulistiwa, yang secara informal dikenal sebagai “the whale”.

Tak hanya itu, di sana juga ada area luas nan terang yang berbentuk hati berukuran sekitar dua ribu kilometer di sepanjang kawasan bagian kanan Pluto. Di atasnya adalah kawasan kutub yang juga cukup terang.

4. Pluto Bukan Planet Kredil
5-fakta-tentang-pluto_ukuran

Selama ini di dalam buku pelajaran, Planet Pluto digambarkan sebagai planet yang jauh dari matahari dan berukuran kecil. Namun, soal bentuk Pluto ternyata tak kecil-kecil amat.

Misi New Horizons milik NASA telah memperlihatkan banyak ruang yang lebih besar di Pluto. NASA mengatakan Pluto ternyata memiliki diameter 1,473 mil dan menurut pihak mereka, “Agak lebih besar daripada yang diperkirakan sebelumnya.”

NASA menambahkan, penentuan ini dibuat menggunakan gambar yang dikumpulkan oleh probe Long Range Reconnaissance Imager (Lorri).

“Ukuran Pluto telah diperdebatkan sejak penemuannya pada tahun 1930. Kami sangat senang akhirnya perdebatan tersebut berakhir,” kata ilmuwan Bill McKinnon dalam sebuah pernyataan, yang dikutip dari Cnet.

5. Siang Hari di Pluto Mirip Magrib di Jakarta
5-fakta-tentang-pluto_magrib

Cahaya Matahari yang sampai di Pluto tentu lebih lemah dari Bumi. Letaknya yang miliaran kilometer dari Matahari, tak heran banyak yang beranggapan bahwa Pluto adalah planet gelap. Nyatanya tidak.

NASA melalui laman situsnya yang khusus membahas soal sistem tata surya mengatakan, saat menjelang fajar dan senja tiap hari di Bumi, tingkatan kecerahannya ternyata sesuai dengan waktu siang hari di Pluto. NASA menamakannya Pluto Time.

NASA kemudian mengimbau masyarakat untuk ke luar rumah saat menjelang fajar atau senja apabila penasaran mengenai seberapa terang waktu siang hari di Pluto.

“Dunia di sekitar Anda akan sama terangnya dengan permukaan di Pluto pada siang hari,” tulis NASA.

Melalui tautan http://solarsystem.nasa.gov/plutotime/, NASA memberikan kesempatan siapapun untuk memasukan lokasi Pluto Time masing-masing. Bisa dari informasi letak garis lintang dan garis bujur ataupun langsung mengetik tempat lokasi untuk bisa mendapat kode geografis. Setelah itu, NASA akan memberi informasi kapan waktu Pluto Time yang tepat di lokasi kita.

Contoh, 5Berita memasukan lokasi “Jakarta, Indonesia”, kemudian langsung diberi tahu Pluto Time wilayah Jakarta adalah pukul 5:55AM atau pukul 17.55 WIB.

5-fakta-tentang-pluto_waktu

Incoming search terms:

  • new bokeb
  • new bokeo
  • borkep barat
  • vodoo bolep
  • bokef new
  • nilbokep
  • new update matabokep
  • planet nokep
  • new bokp
  • new bokep2016