5 Fakta Unik Android | 5berita.com
5Berita.Com
Selasa, 17 Januari 2017
Kumpulan Berita Seru
5-fakta-unik-android_luar-angkasa

5 Fakta Unik Android

Android adalah sistem perangkat lunak yang sudah mendunia saat ini, bahkan turut menjadi raksasa di dalam dunia teknologi, tidak ada pengguna teknologi saat ini yang tidak mengetahui android, Bahkan mungkin anda adalah salah satu pengguna android. Android banyak digandrungi karna dia merupakan operating system yang opensource, artinya bisa di utak -atik sendiri secara bebas dan gratis, sehingga banyak para developer membuat aplikasi yang menarik untuk android, itulah fakta yang banyak diketahui oleh banyak orang. namun ternyata masih ada beberapa fakta yang mungkin anda belum tahu, mari kita simakĀ 5 Fakta Unik Android dibawah ini:

1. Android adalah seorang lelaki

5-fakta-unik-android_laki-laki
Lebih tepatnya robot laki-laki. Banyak sumber dan kamus yang menyatakan bahwa definisi dari Android adalah sebuah robot dengan perwujudan layaknya manusia. Namun penggalan kata ‘andr-‘ sendiri memiliki makna pria atau laki-laki, sedangkan ‘droid’ atau ‘-oid’ memiliki definisi robotik atau perangkat robot. Selain itu sudah banyak juga opini yang menggambarkan bahwa Android adalah robot yang menyerupai seorang pria.

Sedangkan untuk robot berbentuk wanita, ada beberapa istilah yang digunakan, seperti gynoid, fembot, dan robotess. Istilah robot itu sendiri berakar dari sebuah pertunjukan sandiwara treatikal asal Ceko di tahun 1921 yang berjudul Rossum’s Universal Robots (R.U.R.).

2. Android awalnya bukan dibuat untuk ponsel ataupun tablet

5-fakta-unik-android_bukan-untuk-ponsel
Hal ini baru terungkap pada tahun 2013 lalu. Salahsatu co-founder Android yang telah meninggalkan Google , Andy Rubin, menceritakan rekan pers pada sebuah event di Tokyo, Jepang, bahwa Android yang sudah berkembang pesat saat ini sejak awal tidak direncanakan untuk smartphone. Melainkan sistem operasi ini ditujukan untuk smart camera atau kamera pintar. Konsep utamanya adalah untuk menghubungkan perangkat kamera pintar ini dengan PC dan kemudian meng-upload foto hasil rekamannya ke sistem penyimpanan udara dengan layanan yang disebut “Android Datacenter”. Namun pasar kamera pintar digital pada saat itu mengalami penurunan dalam minat dan permintaannya sehingga Rubin memutuskan untuk mengalihkan perkembangan Android ini untuk smartphone.

Sejak awal Android dikemas untuk digunakan dengan gratis. Rubin juga menjelaskan bahwa para pengembang sistem operasi ini menginginkan agar Android digunakan berbagai ponsel sebanyak mungkin, “jadi daripada membebankan biaya $99, $59, atau $69… kami ingin memberikannya secara gratis, karena kamu tahu industri saat itu cukup sensitif pada harga.”

Hal tersebut mungkin kedengarannya tidak terlalu penting, namun jika kamu adalah produsen ponsel yang ingin menggunakan sistem operasi mobile seperti Windows CE, kamu harus membayar izin lisensi yang sangat mahal atau kamu bisa membangun sistem operasi alternatif kamu sendiri, yang tentunya tidak akan murah. Tapi untungnya ada Android yang menjadi alternatif terbaik dan dapat menghemat pembiayaan para produsen ponsel. Kalau sejak awal Android tidak gratis, mungkin Android tidak akan pernah digunakan oleh para produsen ponsel sama sekali.

3. Android berutang budi pada Steve Jobs

5-fakta-unik-android_steve-jobs
Percaya atau tidak, mendiang Steve Jobs telah berjasa besar untuk Android. Di antara tahun 2005 dan 2007, Android telah lama memantau Microsoft sebagai pesaing terberatnya, yang pada saat itu pula adalah perusahaan teknologi terbesar dan terkaya sedunia. Kalau kamu lahir di era ’90-an mungkin kamu tahu bahwa setiap ponsel memiliki definisinya masing-masing, contohnya saja Nokia yang dahulu digunakan khalayak ramai memiliki sistem operasi yang berbeda dari Motorola, Samsung , Sony , dll. Dan pada saat itu Android berpikir bahwa apabila ada satu sistem operasi standar yang umum, maka kesempatan besar jatuh pada Microsoft.

Namun kemudian rasa cemas tersebut membalik saat Steve Jobs memperkenalkan iPhone pada tahun 2007, sebuah perangkat smartphone pertama di dunia yang menggunakan teknologi multi-touch . Kalau saja Steve Jobs tidak meluncurkan teknologi ini, mungkin smartphone Samsung atau Sony kamu akan berbentuk seperti Blackberry alias masih menggunakan teknologi keyboard fisik.

4. Android awalnya lebih menarik daripada iPhone

5-fakta-unik-android_sooner
Atau mungkin masih sampai sekarang, tergantung mana yang lebih kamu suka. Tapi yang pasti, sejak awal banyak orang berpikiran bahwa Apple yang telah menciptakan revolusi perangkat lunak smartphone, namun nyatanya perkembangan yang Android ciptakan pada waktu yang bersamaan lebih menarik dan memiliki berbagai kelebihan. Tidak seperti iPhone yang sangat bergantung pada iTunes, tidak dapat melakukan multi-tasking, dan bahkan tidak dapat melakukan copy dan paste pada saat awal kemunculannya. Sedangkan Android telah mengembangkan teknologi mobile bernama Sooner yang dapat bermulti-tasking, tidak harus bergantung pada PC ataupun laptop, tidak hanya bekerja pada ponsel namun juga tablet dan terhubung dengan toko aplikasi secara online di saat yang bersamaan.

Namun sayangnya Sooner tidak memiliki perwujudan fisik yang menarik, bahkan sangat jelek. Bentuknya menyerupai sebuah perangkat Blackberry bertombol banyak berlapisi plastik dengan sebuah layar yang tidak memiliki teknologi layar sentuh, apalagi multi-touch. Sedangkan iPhone memenangkan pasar dengan desain yang bentuknya seperti perangkat modern dari sebuah film sci-fi, accelerometer yang mampu merubah orientasi tampilan layar, dan teknologi touchscreen yang membuat revolusi pada teknologi perangkat mobile. Maka dari itu Android melakukan gebrakan besar pada tahun 2008 dengan smartphone yang bergaya seperti iPhone.

5. Android juga bekerja di luar angkasa

5-fakta-unik-android_luar-angkasa
Pada tahun 2013, NASA (National Aeronautics and Space Administration) meluncurkan sejumlah ” PhoneSats “, yaitu satelit murah yang menggunakan teknologi ponsel Android . Sekarang semua PhoneSats telah hancur, 3 diantaranya habis terbakar saat menembus lapisan atmosfir, namun mereka berhasil melakukan tugasnya dengan baik. Buktinya adalah satelit tersebut berhasil mengirimkan foto dari luar angkasa dan mendemonstrasikan bahwa satelit luar angkasa dengan hardware yang murah masih dapat bekerja. PhoneSats tersebut terdiri dari 2 buah HTC Nexus One dan sebuah Samsung Nexus S , dan total biaya kasar masing-masing satelit hanya sekitar $3,500, sebuah harga yang tergolong sangat murah untuk lingkup luar angkasa.

Bahkan bukan hanya NASA yang meluncurkan smartphone Android ke luar angkasa. Di tahun yang sama, satelit bernama STRaND-1 juga diluncurkan dari Satish Dhawan Space Centre di Sriharikota, India, yang dimiliki oleh SSTL (Surrey Satellite Technology) di Inggris. STRaND-1 menggunakan Google Nexus One juga sebagai inti utama teknologi satelitnya. SSTL juga menjelaskan bahwa smartphone sangatlah canggih dan memiliki beberapa fungsi utama yang setara dengan satelit, seperti kamera, saluran radio, accelerometer dan prosesor komputer… hampir semuanya kecuali panel surya dan teknologi pendorong.

Incoming search terms:

  • Vidio Bodor sunda