5 Hewan Parasit Mengerikan yang Hidup Bersarang Di Tubuh Manusia | 5berita.com
5Berita.Com
Kamis, 08 Desember 2016
Kumpulan Berita Seru
belut-bersarang-di-anus

5 Hewan Parasit Mengerikan yang Hidup Bersarang Di Tubuh Manusia

5berita.com, Manusia memang memiliki anti bodi untuk menolak zat maupun benda asing seperti bakteri, virus termasuk hewan-hewan kecil super mikro yang ingin masuk dan hidup di tubuh manusia. Namun tak selamanya kekebalan tubuh manusia selalu dalam kondisi optimal. Saat tubuh lemah atau sedang sakit pertahanan imun ini akan mudah ditembus.

Anehnya, 5 hewan parasit mengerikan yang hidup bersarang di tubuh manusia ini meski ukuran tubuh mereka dapat dikatakan tidak kecil dan tampak terlihat jelas dengan pandangan mata. Bukankah Ikan, Belut, Laba-laba dan Kecoa begitu besar? lalu bagaimana cara mereka dapat ‘menumpang’ hidup di tubuh manusia apalagi sampai tumbuh berkembang biak. Tak dapat dibayangkan betapa menyeramkannya bila “9 hewan parasit mengerikan yang bisa hidup bersarang dalam tubuh manusia” ini juga terjadi pada kita!

1. Kasus Ratusan Belatung Hidup dan Berkembang Biak Di Dalam Telinga

 

Dokter Vikram Yadav seorang ahli bedah menggunggah sebuah video viral ke youtube. Dalam video berdurasi 2 menit ini terlihat sang dokter sedang melakukan operasi pengangkatan ratusan belatung hidup di dalam telinga seorang Pria. Dengan menggunakan pinset besi Dr Vikram mencabut belatung-belatung yang masih hidup menggeliat. Adapun Infeksi parasit belatung yang diderita pemuda pria ini menurut dr Vikram disebabkan oleh Aural Myasis atau Kutu Belatung yang rata-rata bisa hidup sangat subur di iklim tropis dan sub tropis.
Pada kasus kejadian aneh ini sebenarnya yang paling mudah dapat diserang oleh para larva belatung dari lalat-lalat itu adalah telinga anak kecil 10 tahun kebawah dan pada pria atau wanita yang sedang sakit/ kondisi lemah. Untuk itu Dr Vikram Yadav menyarankan bagi anda yang telah memiliki anak agar meletakkan/menutup dengan kain di telinga anak anda, agar lalat tidak dapat terbang dan mencoba bertelur di telinga.

Cara pengangkatan belatung ini adalah dengan penggunaan Ivermectin atau obat tetes anti parasit telur (larva) yang sudah terbukti sangat efektif untuk membuat belatung ini lemas hingga membuatnya muncul keatas permukaan. Dengan itulah, belatung yang sudah tampak ke permukaan telinga dapat diangkat manual dengan alat pinset di tangan.

 

2. Gemar Makan Sashimi, Tubuh Pria Ini Digerogoti Cacing Pita

Anda pecinta kuliner Jepang, sushi dan sashimi? Ada baiknya Anda lebih berhati-hati saat mengonsumsinya. Pasalnya, seorang pria asal China hampir mati karena kegemarannya mengonsumsi sashimi, menu irisan daging mentah yang terdapat pada sushi. Mulanya, pria yang tak mau disebutkan namanya itu merasakan sakit yang luar biasa di perutnya, juga gatal-gatal diseluruh tubuh. Ia pun pergi ke dokter untuk memeriksakan diri ke Rumah Sakit Rakyat di Provinsi Guandong di China timur.


Dari hasil pemeriksaan dengan pemindaian pada tubuh si pria, dokter menamukan sebuah kondisi yang membuat bulu kuduk berdiri. Hasil pemindaian itu memperlihatkan seluruh tubuh bagian dalam pria itu dipenuhi cacing pita. Kondisi tersebut disinyalir lantaran sang pria kerap mengonsumsi ikan mentah yang telah terkontaminasi. Dalam situs That’smags, Dr Yin dari Rumah Sakit Guangzhou tersebut mengatakan bahwa makanan yang terkontaminasi  telur cacing pita bisa menyebabkan cysticercosis — kondisi ketika cacing dewasa masuk ke aliran darah seseorang. Dan jika cacing pita tersebut sudah mulai menggerogoti otak, maka bisa menyebabkan kematian.

Lebih lanjut Dr. Yin menjelaskan, infeksi cacing pita pada manusia lewat sushi atau sashimi bisa terjadi akibat ikan mentah yang dimakan terinfeksi cacing yang masih dalam tahap larva. Ketika ikan mengonsumsi cacing pita, maka larva yang menetas menempel pada dinding usus ikan dan cacing menginfeksi dagingnya. Karena sushi tidak dimasak, larva bisa berpindah ke daging manusia yang memakan ikan terkontaminasi tersebut. Sekali manusia terinfeksi, cacing pita akan tumbuh di dalam usus bisa mencapai hingga sepanjang 15 meter dalam waktu beberapa minggu.

Cacing itu bisa terus bertahan hidup sampai beberapa tahun. Tak hanya tinggal dalam tubuh manusia, cacing yang bisa tak terdeteksi selama beberapa pekan bahkan beberapa bulan mampu bertelur yang kemudian bakal menginfeksi bagian lain dari tubuh manusia. Gejala-gejala orang terinfeksi cacing pita termasuk mengalami demam, konstipasi atau perut terasa tak nyaman. Awalnya gejala termasuk ringan-sedang, sehingga penderita tak menyadari ada hal serius dalam tubuhnya. Jika larva cacing pita mulai bermigrasi ke bagian lain tubuh, mereka mulai menggerogoti hati, mata, jantung atau otak.

Hasil sejumlah penelitian mengungkapkan bahwa mengonsumsi ikan mentah atau yang tidak matang dapat mengakibatkan berbagai infeksi parasit. Dalam kasus ini, infeksi cacing pita terjadi setelah pasien menelan larva diphyllobothrium, yang ditemukan pada ikan tawar seperti salmon, meski yang sudah diasinkan atau diasap sekalipun. Salmon lahir di perairan air tawar, bermigrasi ke lautan, lalu kembali ke air tawar untuk bereproduksi.

Kasus infeksi cacing pita diketahui meningkat di area-area miskin dengan sanitasi yang buruk. Namun, hal serupa juga ditemukan di negara maju. Diduga, peningkatan kasus di negara maju diakibatkan makin meningkatnya popularitas sushi dan sashimi. Demikian hasil penelitian yang diterbitkan di jurnal Canadian Family Physician.
3. Belut Hidup bersarang di Anus Pria Maho

kasus parasit manusia

Sudah dibilang menonton Film porno tak ada untungnya, selain tak hanya merusak otak karena selalu berpikiran kotor, film porno juga bisa menyebabkan seseorang menjadi nekat melakukan hal-hal yang bisa membahayakan nyawa orang lain termasuk diri sendiri. Seperti yang dilakukan seorang pria maho asal China. Karena terinspirasi film porno, ia memasukkan belut hidup ke anusnya sendiri.

 Pria asal Guangdong, China ini harus menghadapi pisau operasi setelah dilaporkan ada belut hidup yang terjebak di dalam rongga tubuhnya. Pria tersebut memasukkan belut rawa Asia sepanjang 20 inci ke dalam anusnya sendiri, terinspirasi dari adegan film porno yang ditontonnya. Belut dilaporkan telah mengunyah sebagian ususnya, melubangi usus besar dan terjebak di rongga tubuhnya. Sebuah grafis sinar-X menunjukkan seberapa jauh belut telah masuk ke tubuh pria tersebut.

4. Ikan yang masih berenang di paru-paru bocah 12 tahun

Aneh tapi nyata, Anil Barela adalah seorang anak laki-laki berusia 12 tahun asal Madya Paresh, India. Di India sendiri, masih ada tradisi aneh yang meminta anak-anak menelan ikan saat mereka menginjak akil balik. Tradisi ini dilakukan sebagai pertanda bahwa mereka sudah bukan anak-anak lagi. Dan suatu hari, Anil tengah bermain bersama teman-temannya di sungai. Sepulangnya dari sana, ia kemudian mengeluh mengalami gangguan pernafasan dan kesulitan bernafas.

 Setelah ditanya, Anil mengaku bermain menelan ikan hidup-hidup dengan teman-temannya di sungai tadi. Apabila teman-temannya menelan ikan tersebut bulat-bulat, Anil justru membiarkan ikan masuk ke dalam paru-paru dengan cara menarik nafas saat ikan masuk ke dalam tenggorokan. Ikan tersebut akhirnya dapat hidup di dalam paru-paru karena ada air di dalamnya.
Setelah diperiksa oleh dokter, Anil disarankan menjalani operasi. Dan memang benar, dokter menemukan ikan dalam kondisi hidup di dalam paru-paru dan berenang seperti umumnya. Untungnya si ikan berhasil dikeluarkan, dan akhirnya mati tak lama kemudian.
 5. Kecoa besar masuk Kuping

Seekor kecoak berukuran cukup besar masuk dan terbenam di telinga Hendrik Helmer, pria asal Australia. Ia berusaha mengeluarkannya sendiri, tapi usahanya hanya membuat kecoa terbenam lebih dalam. Helmer pun mencar bantuan dokter dan berhasil mengeluarkan kecoa berukuran 2 cm.

Incoming search terms:

  • www indobokep
  • namapemainbokepindo
  • sederhana tanpa hutang