5 Mitos Horror Sungai di Indonesia

  • Share
Sungai di Gua Ngerong Tuban
<a href="https://www.liputan6.com/citizen6/read/2352288/lima-sungai-di-indonesia-yang-punya-mitos-angker" target="_blank" rel="noopener">Lima Sungai di Indonesia yang Punya Mitos Angker - Citizen6 ...</a>

Banyak Mitos yang dipercaya oleh masyarakat Indonesia, misalnya saja penghuni – penghuni suatu tempat, tidak terkecuali sungai. Setidaknya ada 5 sungai di Indonesia yang dipercaya menyimpan hal gaib, berikut adalah 5 Mitos Sungai di Indonesia :

1. Sungai di Gua Ngerong Tuban

Sungai ini mengalir dari dalam Gua Ngerong di Kecamatan Ngerengel, Kabupaten Tuban, Jawa Timur. Di dalam sungai itu terdapat banyak ikan hilir mudik dengan berbagai jenis dan ukuran. Namun masyarakat setempat melarang orang-orang memancing atau menjangkap ikan di sungai tersebut. Orang yang datang ke sana juga tak ada yang berani mengusik sebab masyarakat setempat sudah memberitahukan bahwa ikan – ikan tersebut adalah ikan keramat.

Sungai di Gua Ngerong Tuban
Lima Sungai di Indonesia yang Punya Mitos Angker – Citizen6 …

Konon, bila ada orang yang berani melanggar pantangan itu, diyakini orang itu akan segera mendapat musibah. Hanya ikan-ikan yang melewati daerah batas jembatan yang diizinkan untuk diambil oleh warga dan dikonsumsi. Mitos ini seolah menjadi pagar betis alami yang melindungi kelestarian ikan-ikan tersebut.

Terlepas dari mitos tersebut warga sekitar mempunyai alasan tersendiri dalam bentuk cerita atau bisa dikatakan sebagai Sejarah Goa Ngerong. Misteri dari tidak bolehnya mengambil ikan dan kelelawar didalam goa tersebut yaitu kepercayaan warga akan mitos bahwa konon katanya bahwa ikan-ikan yang ada didasar air didalam goa tersebut merupakan jelmaan bidadari.

Selain itu didalam goa tersebut juga terdapat kura-kura putih yang berdiameter sekitar 1 meter yang menghuni kolam, dikatakan juga merupakan jelmaan dari senopati kerajaan Gumenggeng yang dikutuk oleh dewa karena melakukan kesalahan.

Dikatan juga bahwa ikan-ikan yang ada di kolam goa tersebut merupakan peliharaan putri ngerong yang konon katanya putri ini sangat elok nan cantik. Sejarah dari putri ngerong sendiri dikisahkan tentang putri yang digambarkan memakai kebaya dengan selendang dibahunya sambil membawa tas belanja khas gadis dusun. Putri tersebut bertapa didalam goa ngerong hingga raganya menghilang entah kemana. Dikatakan menurut cerita sang putri yang bertapa tersebut masih kerap terdengar suaranya dan muncul ditengah kesibukan orang yang nyekar (menaburkan bunga).

2. Sungai Kapuas

Sungai Kapuas? Salah sungai terpanjang di Indonesia ini bisa dibilang jarang dikenal bahkan oleh orang Indonesia sendiri. Sungai ini membentang dari arah Putussibau Kabupaten Kapuas Hulu dan bermuara di Kabupaten Kubu Raya Kalimantan Barat.

Baca juga:   5 Gelar Terunik Pada Tanaman
Sungai Kapuas
Sungai Kapuas, Paling Panjang di Indonesia, Paling Angker di …

Namun ada mitos dari zaman dahulu kala tentang mitos adanya “puaka” dan istana jin di dasar sungai Kapuas. Konon kebenaran tersebut belum tentu seperti yang diceritakan. Puaka adalah sebutan masyarakat setempat yang artinya penunggu atau hantu penunggu yang identik dengan suatu mahluk yang besar dan tinggal sejak lama di suatu wilayah.

Pernah ada cerita ketika masyarakat sekitar sedang bermain di tengah sungai kapuas, tiba – tiba langit menghitam, hujan disertai dengan sebuah petir yang besar menyambar nyaris mengenai air, seketika itu juga masyarakat yang sedang bermain menjadi ketakutan dan langsung menuju tepi danau, anehnya ketika semua telah sampai di tepi danau, awan hitam tersebut perlahan menghilang dan hujan seketika berhenti.

Setelah kejadian tersebut muncul lagi kejadian lainnya ketika masyarakat kembali bermain – main di tengah sungai kapuas, yakni ombak yang cukup besar muncul dan membuat warga yang sedang bermain dengan ban karet terpelanting. Kemudian datanglah orang tua yang disegani oleh masyarakat sekitar dan berkata “Kalian…. Puaka marah dengan kalian tahu nggak?!!! Besok – besok hangan main di tengah – tengah kapuas lagi!!! Kalian dengar?!!!”

Setelah kejadian tersebut masyarakatpun tak pernah bermain lagi di sungai tersebut. Selain Puaka, diceritakan pula ada seekor ular besar yang melintang di dasar sungai kapuas(ular gaib), dimana ekornya berada di muara sungai sekayam dan kepalanya di daerah pancur aji.

3. Gelombong Bono di Sungai Kampar

Secara ilmiah, gelombang bono merupakan salah satu peristiwa alam yang cukup langka dan jarang terjadi. Di sungai itu anda bakal menyaksikan sebuah gelombang besar seperti terjadi di tengah laut. Namun ini berbeda, sebab gelombang ini terjadi di sebuah sungai air tawar.

Gelombong Bono di Sungai Kampar
Bertemu Bono di Sungai Kampar

Gelombang bono terjadi diakibatkan benturan tiga arus air yang berasal dari Selat Malaka, Laut China Selatan dan Aliran air Sungai Kampar. Akibat benturan ini, menjadikan gelombang air di muara Sungai Kampar bisa mencapai ketinggian 4-5 meter. Kondisi itu merupakan fenomena ilmiah.

Namun tahukah Anda, masyarakat sekitar cerita-cerita dongeng yang istimewa terkait dengan adanya gelombang bono itu? Warga setempat percaya, gelombang bono di Sungai Kampar adalah bono jantan, sementara bono betinanya berada di Sungai Rokan, dekat dengan Kota Bagansiapiapi. Bono di Kuala Kampar tersebut berjumlah tujuh ekor, dimana bentuknya serupa kuda yang biasa disebut dengan induk bono.

Baca juga:   5 Mitos Seputar Nasi Yang Penting Untuk Anda Ketahui

Pada musim pasang mati, bono ini akan pergi ke Sungai Rokan untuk menemui bono betina. Kemudian bersantai menuju ke Selat Malaka. Itulah sebabnya ketika bulan kecil dan pasang mati, bono tidak ditemukan di kedua sungai tersebut. Jika bulan mulai besar, kembalilah bono ke tempat masing-masing, lalu bermain di Sungai Kampar dan Sungai Rokan.

Bagi warga Kuala Kampar, bono sudah mereka kenal sejak kecil. Sebab itulah tidak bila -anak, remaja dan juga orang dewasa menganggap bono sebagai sahabatnya, tempat mereka bermain ketangkasan menunggangi Bono (Bekudo Bono) menggunakan sampan kecil.

4. Mitos ular naga di Sungai Mahakam

Kisah ini dipercayai warga di pedalaman hutan Kalimantan. Mereka percaya bahwa di Sungai Mahakam yang membelah hutan-hutan di Kalimantan dihuni oleh ular berkepala lembu atau kerbau. Di kawasan Serawak disebut Nabau, atau di pedalaman Mahakam dan Kutai Kartanegara di sebut Ular Naga Lembu. Mungkin ini adalah makhluk yang sama dari sungai kapuas, karena memang kedua sungai ini berdekatan, sama – sama di kalimantan timur.

Mitos ular naga di Sungai Mahakam
Misteri Sungai Mahakam yang Banyak Dihuni Mahluk Misterius

Entah cerita itu benar atau tidak, tapi pada Februari 2009 lalu muncul foto dari udara yang diunggah ke internet tentang penampakan ular raksasa meliuk-liuk di sebelah sungai sebelah utara Kalimantan. Kemudian pada 29 Januari 2010, warga Kutai Barat digemparkan dengan munculnya sepasang ular besar meliuk-liuk di Sungai Mahakam.

5. Ikan sakti di Sungai Janiah di Sumbar

Ada sebuah mitos di Sungai Janiah, Kabupaten Agam, Sumatera barat, yakni kisah tentang ikan sakti. Mitosnya, barang siapa saja yang memakan ikan sakti ini akan tertimpa musibah. Mitos yang berkembang? turun temurun ini ternyata menjadi daya tarik orang untuk datang kesana, sebab banyak orang penasaran.

Ikan sakti di Sungai Janiah di Sumbar
Objek Wisata Ikan Sakti Masih Jadi Tujuan Liburan, Namun …

Konon, asal mula ikan sakti di Sungai Janiah merupakan penjelmaan dan anak jin yang telah dikutuk oleh Tuhan, karena kedua makhluk yang berlainan alam ini telah melanggar janji yang telah mereka sepakati. Kisah ini dikenal sebagai cerita Sutan Basa dan jin.город россии 9 буквкосметика для лица интернет магазинmfxbrokerкак повысить интернет

votes
Article Rating
  • Share
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments