5 Mitos Seputar Nasi Yang Penting Untuk Anda Ketahui

  • Share
5 Mitos Seputar Nasi Yang Penting Untuk Anda Ketahui
<a href="https://aura.tabloidbintang.com/kesehatan/read/135956/nasi-putih-jahat-dan-bikin-gemuk-mitos-atau-fakta" target="_blank" rel="noopener">Nasi Putih Jahat dan Bikin Gemuk, Mitos atau Fakta? - aura.co.id</a>

Masyarakat Indonesia memang identik dengan nasi. Nasi merupakan salah satu sumber karbohidrat yang penting untuk tubuh bagi masyarakat di Indonesia, bahkan sampai ada istilah “Belum Kalau Belum Makan Nasi”. Meski begitu rupanya, si butir putih yang berbetuk lonjong kecil ini banyak disalahartikan oleh pelaku diet. Karena memiliki karbohidrat yang tinggi, pelaku diet biasanya sama sekali tidak memakan nasi agar diet atau program penurunan berat badannya bisa sukses. -mitos seputar nasi juga terus berkembang di masyarakat Indonesia. berikut adalah 5 diantaranya,

5 Mitos Seputar Nasi Yang Penting Untuk Anda Ketahui
Nasi Putih Jahat dan Bikin Gemuk, atau Fakta? – aura.co.id

5 Seputar Nasi Yang Penting Untuk Anda Ketahui:

1. Nasi Mengandung Gluten.

Padahal faktanya, nasi bebas gluten dan tidak memiliki resiko alergi sama sekali dibanding biji-bijian yang lain.

2. Mitos Nasi Berarti Diet Terancam Gagal.

Faktanya, nasi itu tidak memilki lemak dan kolesterol. Nasi merupakan sumber energi yang paling baik karena kandungan karbohidrat didalamnya. Karbohidrat membantu tubuh menjalankan fungsi organ tubuh lainnya dengan baik, untuk pertumbuhan dan perbaikan sel-sel tubuh yang rusak.

3. Nasi Tidak Mengandung Protein.

Faktanya, setelah karbohidrat, protein adalah nutrisi kedua yang banyak ditemukan pada nasi. Protein yang terdapat pada nasi dianggap protein berkualitas tertinggi dibanding biji-bijian lain.

4. Nasi Memiliki Kandungan Garam Yang Tinggi.

Faktanya, nasi mengandung jumlah garam yang cukup. Untuk itu nasi sangat aman dikonsumsi oleh orang-orang yang asupan garamnya dibatasi.

5. Mitos Nasi Di Malam Hari Akan Membuat Badan Gemuk.

Faktanya, makanan apapun yang memiliki karbohidrat tinggi yang dicerna untuk membentuk glukosa termasuk beras, gandum, rye dan millets justru lebih baik dimakan malam hari. Karena setelah dimakan, makanan ini membutuhkan dua jam untuk dicerna dengan sempurna. Glukosa yang diserap ke dalam darah, akan lebih mudah diubah energi. Makanan ini tidak boleh dikonsumsi pada siang hari karena ketika glukosa lebih mudah mengkonversi menjadi lemak.

  • Share
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments