5 Tips Lancar Presentasi Skripsi ala Dosen UGM, Mulai dengan Fenomena

  • Share
Tips Lancar Presentasi Skripsi
Tips Lancar Presentasi Skripsi
skripsi sering menjadi momok mahasiswa tingkat akhir di Indonesia. Biasanya, disebabkan faktor grogi menghadapi pertanyaan yang akan muncul dari dosen penguji.Namun, tentu ada banyak cara agar presentasi skripsi menjadi lancar. Dosen Teknik Geodesi Universitas Gadjah Mada (UGM), I Made Andi Arsana membagikan beberapa cara tersebut melalui akun Instagram miliknya, khususnya untuk skripsi yang bertemakan inovasi.

Dalam membagikan tipsnya, Andi memberi permisalan topik skripsi tentang “Membuat Pulpen yang Dilengkapi Cairan Pengoreksi (Tip-Ex)”.

Menurut Andi, secara teknis ada beberapa cara yang dilakukan:

1. Mulai dengan fenomena

Hal pertama yang dilakukan saat skripsi adalah menjelaskan fenomena yang mendorong mahasiswa melakukan suatu penelitian. “Jadi pertama harus dimulai dengan fenomena dulu, misalnya tingkat kesalahan orang menulis dengan pulpen itu sangat tinggi,” ujar Andi.

2. Dukung dengan hasil penelitian-penelitian sebelumya

Andi menuturkan bahwa fenomena yang dipaparkan harus didukung dengan penelitian-penelitian yang sudah ada sebelumnya.

Selanjutnya, mahasiswa yang bersangkutan memaparkan kelemahan-kelemahan penelitian yang pendahulu itu. Misalnya, pendekatan penelitian yang masih sama.

3. Terangkan hipotesis

Berdasarkan kelemahan-kelemahan yang ada dalam penelitian terdahulu, maka mahasiswa menjelaskan hipotesisnya sendiri. Setelah memaparkan hipotesis, mahasiswa dapat melanjutkan presentasinya dengan menerangkan ide penelitiannya.

4. Ceritakan alat & bahan yang dipakai serta proses penelitian & metodenya

Menurut Andi, langkah selanjutnya dalam skripsi setelah memaparkan hipotesis dan ide adalah menyebutkan alat, bahan, proses, dan metode penelitian. “Lengkap dengan diagram alirnya,” imbuhnya.

5. Paparkan hasil penelitian dan evaluasinya

Ketika menerangkan hasil penelitian, dirinya mengatakan bahwa penting untuk menyebutkan masing-masing hasil eksperimen atau penelitian. “Ceritakan masing-masing dan evaluasi masing-masing itu,” ujar Andi.

Baca juga:   5 Kebiasaan Buruk Ketika Kuliah Online yang Wajib Dihindari, Bisa Membuat Mengulang Mata Kuliah

Dirinya menambahkan, “Opsinya kan, ada opsi satu, opsi dua, opsi tiga misalnya gitu kan.”

Dengan penjelasan ini, mahasiswa sekaligus menjelaskan manakah rancangan yang membutuhkan waktu efektif dalam menulis skripsi.

Sebagai penutup presentasi, Andi mengatakan bahwa langkah terakhir yang perlu dilakukan adalah memberikan kesimpulan. Di samping itu, mahasiswa yang bersangkutan juga menyebutkan saran-saran apabila memang ada.

Nah, itu dia beberapa tips teknis skripsi yang mudah dipahami. Semoga tips di atas membantu ya, detikers!

  • Share