6 Tips Menciptakan Taman yang Berkelanjutan

  • Share
Tips Menciptakan Taman yang Berkelanjutan
Tips Menciptakan Taman yang Berkelanjutan

Keberadaan taman dan semak hias di rumah tidak hanya menambah daya tarik visual, tetapi secara signifikan juga mengurangi penggunaan energi pada masa depan.

Hal ini karena tanaman yang tumbuh di taman memberikan udara segar serta menyejukkan rumah sehingga dapat mengurangi penggunaan AC, kipas angin, atau pendingin ruangan lainnya.

Konsep ini disebut taman berkelanjutan. Taman berkelanjutan menyediakan “surga” tidak hanya untuk Anda, tetapi juga lingkungan dan hewan penyerbuk seperti lebah, burung, juga kupu-kupu.

Untuk menciptakan taman yang berkelanjutan atau ramah lingkungan, ada beberapa cara yang mesti dilakukan seperti memilih tanaman yang bermanfaat dan minim pemeliharaan.

Melansir dari Family Handyman, Selasa (24/8/2021), berikut ini lima tips yang membantu memciptakan taman yang berkelanjutan.

Melampaui rumput

Anda melakukan banyak hal untuk alam dengan menciptakan lebih dari sekadar halaman rumput dan beberapa semak.

Cobalah mempertimbangkan habitat yang lebih “kaya” seperti bunga untuk menarik penyerbuk, taman hujan untuk menyaring air, tanaman yang dikonsumsi sehingga menghemat waktu dan biaya belanja, serta pohon yang menyejukkan dan melindungi manusia dan satwa liar.

Pilih kompos daripada bahan kimia

Tingkatkan kesehatan dan kekebalan tanaman dengan tanah sehat yang kaya nutrisi, yang membantu melawan hama serta penyakit.

Vermikompos, dibuat oleh cacing yang memecah sisa makanan, mengandung hormon pertumbuhan yang membuat tanaman lebih kuat dan lebih tahan banting.

Kompos tradisional membantu tanaman mempertahankan kelembapan di antara hujan dan mencerahkan tanah sehingga akar menyebar lebih mudah.

Baca juga:   5 Tips Merawat Tanaman Mawar supaya Berbunga Banyak dan Cantik

Rencanakan taman penyerbuk

Bantu populasi lebah, kupu-kupu, dan penyerbuk lainnya yang semakin berkurang dengan menanam bunga yang menawarkan nektar dan tempat perhentian bagi hewan penyerbuk yang bermigrasi.

Tanaman bungan tersebut, di antaranya zinnia, bee balm, serta bunga aster. Bunga-bunga ini menarik kerumunan penyerbuk lewat warna-warnanya yang cantik.

Pertahankan beberapa kayu mati

Jika bagian dari pohon telah mati, tetapi tidak dalam bahaya jatuh dan melukai apa pun, biarkan saja.

Pasalnya, menurut National Wildlife Federation, pohon mati, yang juga disebut snags, menawarkan perlindungan dan habitat bagi lebih dari 1.000 spesies.

Menyediakan sumber air

Burung dan hewan lain membutuhkan air untuk minum dan mandi. Jika Anda tidak memiliki taman hujan, kolam, atau sumber air lain di dekat taman, coba pertimbangkan pemandian burung yang dangkal.

Namun, pastikan mengosongkannya setiap hari untuk mencegahnya menjadi tempat berkembang biak nyamuk dan gosok hingga bersih setiap minggu.

Bangun rumah satwa liar

Seekor kelelawar bisa melahap 1.000 nyamuk per jam. Begitu pun burung dan katak memakan siput dan hama taman lainnya.

Untuk mengendalikan hama, Anda membuat taman yang dapat menjadi rumah bagi  kelelawar, burung, dan katak dengan menenggelamkan setengah pot tanah liat ke tempat teduh di tanah.

votes
Article Rating
  • Share
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments